Tuntut ganti rugi, warga blokade jalan akses Medco

Senin, 22 April 2013 - 15:29 WIB
Tuntut ganti rugi, warga...
Tuntut ganti rugi, warga blokade jalan akses Medco
A A A
Sindonews.com - Tidak jelasnya proses ganti rugi lahan perkebunan yang diduga tercemar limbah minyak milik PT Medco E&P Blok Soka, berbuntut pada aksi blokade jalan. Hal itu dilakukan warga Desa Pelawe, Kecamatan BTS Ulu.

Menurut warga, blokade dilakukan karena tidak ada penyelesaian kata mufakat dari pihak perusahaan dengan warga terkait ganti rugi lahan.

Camat BTS Ulu, Dedi Januarsyah mengakui jika adanya pemortalan dilakukan warga desa dilokasi tersebut. Mereka menuntut pihak perusahaan segera melakukan proses ganti rugi lahan perkebunan. Akibat adanya kebocoran pipa. Namun kebocoran yang terjadi sudah dua kali ditahun 2012 dan Selasa (9/4) lalu tak kunjung menemui penyelesaian.

"Pemortalan sudah berjalan sepekan terakhir. Warga melakukan pemortalan jalan dan pihaknya telah melakukan upaya salah satunya mediasi terkait dengan tuntutan warga," ujar Dedi, Senin (22/4/2013).

Perwakilan warga, Sayid Mulyadi, mengatakan blokade jalan dilakukan karena tidak ada niat baik dari perusahaan untuk mengganti rugi lahan perkebunan masyarakat yang tercemar.

"Kita terpaksa melakukan pemortalan, karena sejak tahun 2012 lalu hingga saat ini belum ada penyelesaian," tegas Sayid.

Menurutnya, selama kurun waktu sejak kejadian pertama hingga kejadian bocor yang kedua, sudah wajar kalau masyarakat meminta ganti rugi. Karena pipa bocor terletak dikebun milik masyarakat yakni saudara Ayub.

Persoalan apakah pipa itu bocor karena ada unsur kesengajaan atau tidak. Masyarakat tidak mau tahu yang jelas masyarakat menuntut ganti rugi.

"Kami tidak tahu apakah pipa bocor direkayasa atau tidak. Yang penting ganti kebun yang tercemar," jelas dia.

Sedangkan, Kepala Desa Pelawe, Amin membenarkan, jika warga melakukan pemblokadean jalan. Bahkan, sudah diimbau untuk tidak melakukan, tetapi warga tetap berkeras, karena belum ada penyelesaian ganti rugi masalah kebun yang terkena limbah.

"Kita sudah berikan pengertian dan menyampaikan masalah yang ada dengan pihak kecamatan. Tinggal bagaimana proses penyelesaiannya diambil solusi yang terbaik," kata Amin.

Terpisah, Kepala Humas, PT Medco P&E, Sutami mengatakan, untuk pemblokadean jalan sudah dilaporkan ke SKK Migas dan Kepolisian Resor (Polres) Mura.

"Kami sangat menyayangkan aksi pemblokadean yang dilakukan warga. Karena mengganggu operasional perusahaan," pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
5 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
6 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
9 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved