UN amburadul, DPRD Toraja sindir Kemendikbud

Jum'at, 19 April 2013 - 15:48 WIB
UN amburadul, DPRD Toraja...
UN amburadul, DPRD Toraja sindir Kemendikbud
A A A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tana Toraja kecewa dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA /SMK tahun ini yang dinilai amburadul.

“Kami kecewa dengan UN tahun ini karena pelaksanaannya terkesan dipaksakan oleh pemerintah pusat,” ujar Welem Sambolangi kepada wartawan saat memantau pelaksanaan UN hari kedua di sejumlah SMA/SMK di Makale, Jumat(19/4).

Dikatakan Welem, kekacauan pelaksanaan UN SMA/SMK di kabupaten Tana Toraja sudah terjadi dua tahun berturut-turut. Tahun lalu, pelaksanaan UN kacau lantaran kaset materi Listening Comprehension (LC) mata pelajaran Bahasa Inggris SMK di kabupaten Tana Toraja tertukar dengan daerah lain.

Akibat pertukaran soal itu, seluruh siswa SMK harus melaksanakan ujian susulan untuk mata pelajaran yang soalnya tertukar.

Tahun ini, kekacauan pelaksanaan UN di kabupaten Tana Toraja kembali terulang. Enam sekolah di Bumi Lakipadada tidak mendapat naskah soal dan lembar jawaban UN. Tetapi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tetap memaksakan UN dilaksanakan meski naskah soal difotokopi.

Menurut Welem, kekacauan UN tahun ini sangat merugikan siswa. Selain mempengaruhi psikologi siswa karena pelaksanaan UN tidak serentak dilaksanakan di semua sekolah penyelenggara. Siswa yang sekolahnya tidak mendapat naskah soal UN terpaksa menggunakan soal UN yang difotocopy.

“Siswa sudah sangat dirugikan dengan adanya kekacauan dalam pelaksanaan UN tahun ini,” jelas legislator Partai Golkar itu.

Welem mengatakan, agar kekacauan pelaksanaan UN tahun ini, DPRD sudah meminta kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Tana Toraja melalui dinas pendidikan (Disdik) setempat agar segera melayangkan surat pernyataan meminta jaminan kepada Kemendikbud agar kekacaun UN tidak akan merugikan siswa. DPRD juga siap menandatangani surat pernyataan tersebut.

“DPRD siap menandatangani surat pernyataan meminta kepastian dari Kemendikbud, kekacauan pelaksanaan UN tidak akan merugikan siswa,” tegasnya
(ysw)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
28 menit yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
47 menit yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
2 jam yang lalu
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
4 jam yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
5 jam yang lalu
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
5 jam yang lalu
Infografis
Dikemudikan Kim Jong-un,...
Dikemudikan Kim Jong-un, Ini Kehebatan Tank M2020 Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved