Tuntut keadilan, korban PLTU panjat Sutet di Senen

Senin, 15 April 2013 - 13:07 WIB
Tuntut keadilan, korban...
Tuntut keadilan, korban PLTU panjat Sutet di Senen
A A A
Sindonews.com - Pria yang dikabarkan memanjat menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet), Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, dari arah Cempaka menuju Senen, adalah Fransiscus.

Pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT), itu melakukan aksinya karena ingin meminta ganti rugi lahannya seluas kurang lebih 5 hektar yang dipakai untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) panas bumi.

"Bapak yang di atas itu sama kayak kita, dari NTT. Kita minta ganti rugi, karena lahan kita di NTT sana, dipakai buat Pembangkit Listrik Tenaga Uap Panas Bumi. Ada sekitar lima hektar lahan warga di sana yang dipakai," ujar Marina Kristiani, kerabat Fransiscus di lokasi, Jakarta, Senin (15/4/2013).

Ditambahkan dia, lahan milik warga yang digunakan untuk PLTU lambat laun menjadi rusak. Persawahan milik warga dan perkebunan menjadi mati, dan tidak berfungsi. "Di sana ada sawah, perkebunan warga yang gak bisa digunakan lagi. Sawah, kebun di sana pada mati karena panas bumi itu," terangnya.

Hingga kini, ganti rugi atas lahan tersebut belum dibayar. Sebelumnya, dia mengaku sudah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebagai bukti, dia menunjukkan fotonya ketika bersama SBY, di Istana Negara. Saat itu, Presiden berjanji akan mengganti rugi lahan milik warga.

"Kita sudah ketemu Pak Presiden. Ini fotonya bisa diliat. Presiden sanggupi buat ganti rugi, tapi sampai sekarang masih enggak ada ganti ruginya," tambahnya.
(san)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
11 menit yang lalu
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
30 menit yang lalu
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
53 menit yang lalu
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
2 jam yang lalu
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi...
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Air dan Pangan
2 jam yang lalu
Sahroni Desak Polda...
Sahroni Desak Polda NTT Tindak Tegas Pelaku Intimidasi yang Diduga Sebabkan Dokter Icha Tewas
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved