Jokowi tak bagikan KJP tahap kedua secara langsung
Jum'at, 12 April 2013 - 16:22 WIB
Jokowi tak bagikan KJP tahap kedua secara langsung
A
A
A
Sindonews.com - Pembagian Kartu Jakarta Pintar (KJP) tahap kedua, rencananya tidak lagi dilakukan dengan seremonial seperti simbolisasi pembagian kartu dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
Hal itu ditegaskan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono, saat membagikan 80 ribu lebih KJP tahap pertama di SMKN 16 Menteng, Jakarta Pusat.
Menurutnya, untuk tahap kedua pembagian KJP tidak dilakukan seremonial kembali, tapi langsung dibagikan kepada siswa penerima KJP oleh Bank DKI, dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang dananya telah dikelola dari Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).
"Tahap kedua langsung tidak ada ceremonial lagi mulai dari seterusnya, merupakan bagian dari Bank DKI dari dinas pendidikan dan dikelola Bank DKI, dananya dari BPKD sudah turun datanya sudah ada ada," Eko B, di SMK 16 Menteng, Jakarta, Jumat (12/4/2013).
Eko sendiri memastikan, pembagian KJP tahap kedua rencananya akan dimulai pada bulan Mei dan selesai pada bulan Juli. Dia berharap, setelah selesai pada bulan Juli nanti tidak ada lagi siswa yang lulus sampai mengeluh tidak mendapatkan KJP.
"Dan bank DKI menunggu. Kami berharap bulan mei terbagi semua, pada bulan juli selesai. Tidak ada lagi anak peserta didik yang sudah lulus belum dapat dananya," paparnya.
Seperti diberitakan, sedianya pembagian KJP akan di bagikan secara simbolik oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
Namun, Gubernur berhalangan hadir dan diwakili Kepala Dinas Pendidikan DKI, Taufik Yudi Mulyanto.
Hal itu ditegaskan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono, saat membagikan 80 ribu lebih KJP tahap pertama di SMKN 16 Menteng, Jakarta Pusat.
Menurutnya, untuk tahap kedua pembagian KJP tidak dilakukan seremonial kembali, tapi langsung dibagikan kepada siswa penerima KJP oleh Bank DKI, dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang dananya telah dikelola dari Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).
"Tahap kedua langsung tidak ada ceremonial lagi mulai dari seterusnya, merupakan bagian dari Bank DKI dari dinas pendidikan dan dikelola Bank DKI, dananya dari BPKD sudah turun datanya sudah ada ada," Eko B, di SMK 16 Menteng, Jakarta, Jumat (12/4/2013).
Eko sendiri memastikan, pembagian KJP tahap kedua rencananya akan dimulai pada bulan Mei dan selesai pada bulan Juli. Dia berharap, setelah selesai pada bulan Juli nanti tidak ada lagi siswa yang lulus sampai mengeluh tidak mendapatkan KJP.
"Dan bank DKI menunggu. Kami berharap bulan mei terbagi semua, pada bulan juli selesai. Tidak ada lagi anak peserta didik yang sudah lulus belum dapat dananya," paparnya.
Seperti diberitakan, sedianya pembagian KJP akan di bagikan secara simbolik oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
Namun, Gubernur berhalangan hadir dan diwakili Kepala Dinas Pendidikan DKI, Taufik Yudi Mulyanto.
(stb)