Berlari mau pipis, bocah 7 tahun tersiram sayur mendidih
Kamis, 11 April 2013 - 20:53 WIB
Berlari mau pipis, bocah 7 tahun tersiram sayur mendidih
A
A
A
Sindonews.com - Seorang bocah berusia tujuh tahun di Nganjuk, Jawa Timur, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit setelah tersiram sayur mendidih di bagian wajah dan sekujur badannya.
Akibatnya, bocah yang bernama Virda Ayuningtyas itu menderita luka bakar serius. Kini putri pasangan suami istri, Wahyu Riswanto dan Endang Fitrianingsih, warga Desa Kalianyar, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk, itu harus menjalani perawatan intensif di RSUD Nganjuk.
Perstiwa memilukan itu terjadi saat korban baru pulang dari sekolah dan masuk ke dalam rumah untuk buang air kecil. Tanpa di sadari, dari arah dapur ada ibu korban yang berjalan ke ruang tengah sambil menenteng sayur panas yang baru dimasak.
"Saat tiba di pintu ruang tengah, Vidya langsung menabrak tubuh saya, hingga sayur yang saya bawa tumpah ke wajah dan tubuhnya," jelas Endang Fitrianingsih, di RSUD Nganjuk, Kamis (11/4/2013).
Seketika saja, korban menangis histeris karena kesakitan, dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
"Vidya mengalami luka bakar hingga 35 persen," jelas petugas medis yang menangani Vidya, Wicaksono.
Belajar dari peristiwa ini, diapun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati jika memasak atau membawa air dalam kondisi panas. Karena menurutnya, air panas dapat membuat luka bakar cukup serius bagi yang terkenanya.
Akibatnya, bocah yang bernama Virda Ayuningtyas itu menderita luka bakar serius. Kini putri pasangan suami istri, Wahyu Riswanto dan Endang Fitrianingsih, warga Desa Kalianyar, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk, itu harus menjalani perawatan intensif di RSUD Nganjuk.
Perstiwa memilukan itu terjadi saat korban baru pulang dari sekolah dan masuk ke dalam rumah untuk buang air kecil. Tanpa di sadari, dari arah dapur ada ibu korban yang berjalan ke ruang tengah sambil menenteng sayur panas yang baru dimasak.
"Saat tiba di pintu ruang tengah, Vidya langsung menabrak tubuh saya, hingga sayur yang saya bawa tumpah ke wajah dan tubuhnya," jelas Endang Fitrianingsih, di RSUD Nganjuk, Kamis (11/4/2013).
Seketika saja, korban menangis histeris karena kesakitan, dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
"Vidya mengalami luka bakar hingga 35 persen," jelas petugas medis yang menangani Vidya, Wicaksono.
Belajar dari peristiwa ini, diapun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati jika memasak atau membawa air dalam kondisi panas. Karena menurutnya, air panas dapat membuat luka bakar cukup serius bagi yang terkenanya.
(rsa)