7 bulan, Polda Metro amankan 2.315 preman jalanan
Rabu, 10 April 2013 - 15:34 WIB
7 bulan, Polda Metro amankan 2.315 preman jalanan
A
A
A
Sindonews.com - Operasi Cipta Kondisi yang digelar kepolisian resort Polda Metro Jaya sejak 4 November 2012 hingga 4 April 2013, berhasil menjaring 2.315 preman. Bahkan, 458 preman dari jumlah tersebut ditahan, karena terbukti melakukan tindak pidana.
Sedangkan 1.840 sisanya yang tidak terlibat unsur pidana, hanya dilakukan pembinaan. Demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Rikwanto.
"Operasi Cipta Kondisi dilakukan secara serempak di seluruh jajaran Polres, di bawah naungan Polda Metro Jaya. Ratusan preman ini diamankan karena dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," jelasnya di ruangannya, Rabu (10/04/2013).
Menurut Rikwanto, 458 preman yang ditangkap termasuk para pelaku tawuran, pemerasan, intimidasi, kepemilikan senjata api dan lain sebagainya. Penangkapan preman dengan jumlah terbanyak ada di wilayah Polres Metro Tanggerang Kota yang mencapai angka 928 orang.
"157 preman di wilayah itu ditahan dan 771 orang sisanya, hanya dilakukan pembinaan," tukasnya.
Sebaliknya, lanjut Rikwanto, penangkapan preman dengan jumlah paling sedikit, terdapat di wilayah Polres Kepulauan Seribu yang hanya berjumlah lima orang. Kelima orang tersebut, bahkan dilepas dan hanya dilakukan pembinaan, karena tidak terbukti melakukan pidana.
"Kepulauan Seribu merupakan wilayah yang paling sedikit jumlah premannya," tutupnya.
Sedangkan 1.840 sisanya yang tidak terlibat unsur pidana, hanya dilakukan pembinaan. Demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Rikwanto.
"Operasi Cipta Kondisi dilakukan secara serempak di seluruh jajaran Polres, di bawah naungan Polda Metro Jaya. Ratusan preman ini diamankan karena dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," jelasnya di ruangannya, Rabu (10/04/2013).
Menurut Rikwanto, 458 preman yang ditangkap termasuk para pelaku tawuran, pemerasan, intimidasi, kepemilikan senjata api dan lain sebagainya. Penangkapan preman dengan jumlah terbanyak ada di wilayah Polres Metro Tanggerang Kota yang mencapai angka 928 orang.
"157 preman di wilayah itu ditahan dan 771 orang sisanya, hanya dilakukan pembinaan," tukasnya.
Sebaliknya, lanjut Rikwanto, penangkapan preman dengan jumlah paling sedikit, terdapat di wilayah Polres Kepulauan Seribu yang hanya berjumlah lima orang. Kelima orang tersebut, bahkan dilepas dan hanya dilakukan pembinaan, karena tidak terbukti melakukan pidana.
"Kepulauan Seribu merupakan wilayah yang paling sedikit jumlah premannya," tutupnya.
(stb)