Pengungsi banjir Siberut diserang penyakit

Rabu, 10 April 2013 - 12:27 WIB
Pengungsi banjir Siberut...
Pengungsi banjir Siberut diserang penyakit
A A A
Sindonews.com - Sejumlah korban banjir di Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat mulai diserang penyakit. Sebagian besar warga terserang diare, ispa, rematik, dan gatal-gatal.

Bahkan beberapa orang terpaksa mendapat perawan di Puskemas Muara Siberut. Salahsatu warga yang mendapat perawatan adalah Juliani Miracle bayi berusia delapan bulan.

Menurut ibunya Juliani, Lidya (30) warga Dusun Muntei, Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, anaknya telah sakit sejak Jumat 5 April 2013 malam, ketika banjir besar melanda rumah mereka.

“Kami sempat berobat ke Poliklinik Desa (Polindes) Muntei, namun tidak ada perubahan,” katanya, Rabu (10/4/2013)

Baru kemarin bisa membawa bayinya ke Puskemas dan saat ini perkembangannya sudah mulai membaik.

Sedangkan pasien yang kedua adalah Agustinus, 1,5 tahun pasien menderita hal yang sama, mencret dan muntah-muntah. Korban banjir ini berasal dari Dusun Bekkeiluk, Desa Muntei.

Keluarga sempat kesulitan membawa Agustinus untuk mendapat perawatan medis. Saat dibawa ke Polindes Muntei, petugas medis bilang tidak ada alat infus.

“Akhirnya kami membawa anak ke Puskemas, lama perjalan empat jam dari kampung kami,” ungkap Nikodemus (36) ayah korban.

Anaknya yang pertama juga sempat dirawat di Puskemas namun kondisinya lebih cepat membaik, namun akan yang kedua ini belum menandakan adanya perubahan.

Tak hanya itu saja di Posko III, Dusun Puro II, Desa Muara Siberut, ditempat pengungsian ini gereja Betani Indonesia ada dua orang yang terkena diare.

“Bayi berusia enam bulan dan ibunya Lementi (41), mereka sudah kena penyakit itu sejak hari Minggu,” kata Demita Situmorang petugas medis setempat.

Kendala yang dialami petugas medis tersebut kekurangan obat-obatan, terutama anti diare, rematik, dan kutu air.

“Kita sudah melakukan pengobatan di tiga posko di daerah ini, jumlah korban yang sakit datang berobat kepada kita itu jumlahnya sudah 33 orang,” ungkapnya.

Di Dusun Puro sendiri memiliki tiga posko, posko I jumlah kepala keluarga yang mengungsi ada 81, Posko II, 28 dan Posko III 27. Umumnya mereka tinggal di dekat sungai, akibat luapan sungai tersebut rumah mereka tergenang.
(ysw)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
41 menit yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
1 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
2 jam yang lalu
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
3 jam yang lalu
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
4 jam yang lalu
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved