Sesuai harga, Rusunawa Depok minim fasilitas

Selasa, 09 April 2013 - 17:19 WIB
Sesuai harga, Rusunawa...
Sesuai harga, Rusunawa Depok minim fasilitas
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan mengoperasikan Rumah Susun Sewa (Rusunawa), pada 27 April 2013. Namun, banyak pihak menilai fasilitas rusun itu belum layak. Diantaranya akses jalan, Penerangan Jalan Umum (PJU), dan air bersih yang hanya tersedia dua kali sehari.

"Kalau dikatakan layak dibanding dengan istana ya enggak layak. Sebulan kan Rp150 ribu, Rp200 ribu, Rp250 ribu. Kalau sebulan Rp500. Baru deh dianggap enggak layak. Saya dulu di pesantren seminggu dua kali baru dapat air bersih. Kalau PJU sudah. Tinggal jalan yang belum," ujar Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad di Balai Kota Depok, Selasa (9/4/2013).

Terkait perbaikan rusunawa, hal itu sudah dikomunikasikan ke pemerintah pusat untuk disempurnakan. Perbaikan yang dilakukan yakni khusus tower I saja. "Mereka sudah membenahi beberapa kekurangan perbaikan. Khususnya tower I saja, II dan III belum," jelasnya.

Dia menambahkan, karena itu pemerintah kota akan menambah anggaran dalam Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2014 untuk mengoptimalkan rusunawa. Namun Idris mengakui memang akses jalan menuju rusunawa belum optimal.

"Tinggal jalan yang belum. Katanya sedang diproses. Karena anggaran yang diberikan APBD hanya untuk mengecat rusunawa saja, memang harus pakai ABT terutama untuk optimalkan PJU," tandasnya.

Rumah susun yang berlokasi di Jalan Banjaran Pucung, Kelurahan Cilangkap, Tapos, Depok, itu sebenarnya dibangun mulai 2003 oleh Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum. Rusunawa itu berdiri di atas tanah seluas 1 hektar dengan tiga menara empat lantai. Setiap menara masing-masing memiliki 96 kamar.

Namun, setelah selesai pembangunan 2007, tiga bangunan itu tidak diperhatikan dan mangkrak. Setiap lantai menara memiliki dua deret kamar yang masing-masing deretannya terdapat 12 kamar. Ukuran kamarnya seragam yaitu 7x3 meter persegi dengan rincian, 3x5 untuk ruang tamu dan 3x2 untuk toilet dan dapur.
(san)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
THR ASN Kota Depok Sudah...
THR ASN Kota Depok Sudah Dicairkan 100%
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
5 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
5 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
5 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
5 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved