Jika ada warga yang di Korea, laporkan kami

Selasa, 09 April 2013 - 16:48 WIB
Jika ada warga yang...
Jika ada warga yang di Korea, laporkan kami
A A A
Sindonews.com - Panasnya suhu politik di Korea Selatan (Korsel) menyusul ancaman dari Korea Utara (Korut), mengundang keprihatinan dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Terkait hal tersebut, Dinsosnakertrans mengaku telah melakukan beberapa upaya, diantaranya berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Selain melakukan koordinasi dengan pemerintahan yang lebih atas, Dinas juga mengimbau agar masyarakat yang memiliki anggota keluarga di negara tersebut, segera melaporkan kepada dinas. Hal tersebut untuk memudahkan jika nantinya diperlukan adanya evakuasi sebagai dampak dari konflik di negera itu.

“Kami mengimbau masyarakat yang keluarganya bekerja di sana, segera melaporkan kepada kami. Ini untuk memudahkan kami berkoordinasi dengan pemerintah pusat, jika nantinya diperlukan adanya evakuasi,” kata Kepala Dinsosankertrans Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, Selasa (9/4/2013).

Sementara itu, Kasi Pelatihan Produktifitas dan Penempatan Tenaga Kerja (P3TK) Dinsosnakertrans Thamrin Nurzaman mengaku pihaknya tidak mengetahui terkait kemungkinan terdapat warga Majalengka yang berkerja di sana. Pasalnya, dari data yang ada, jelas dia, tidak ada satupun yang menunjukkan terdapat TKI asal Majalengka yang berkerja di negara tersebut.

“Hingga April ini, dari data yang ada di Dinas, tidak terdapat warga Majalengka yang menjadi TKI di negara itu,” jelas dia.

Namun demikian, untuk memastikan apakah ada warga Majalengka yang bekerja di Korsel atau tidak, Thamrin mengaku pihaknya sudah mengirimkan surat kepada BNP2TKI. Adapun dari masyarakat sendiri, Thamrin mengaku hingga saat ini belum ada laporan dari masyarakat terkait anggota keluarganya yang bekerja di Korsel.

“Kami sudah mengirimkan surat ke BNP2TKI untuk memastikan apakah ada warga Majalengka yang menjadi TKI di sana atau tidak,” jelas dia.

“Untuk laporan dari masyarakat sendiri, kami belum menerima. Sehingga, kami belum mengetahui secara pasti apakan ada warga Majalengka yang menjadi TKI di sana atau tidak,” lanjut dia.
(rsa)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
58 menit yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
1 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
1 jam yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
2 jam yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved