Kantor Pemerintahan di Morotai lumpuh total

Senin, 08 April 2013 - 15:38 WIB
Kantor Pemerintahan...
Kantor Pemerintahan di Morotai lumpuh total
A A A
Sindonews.com - Buntut dari kekecewaan warga atas penetapan Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua dan Wakil Bupati Wenny R Paraisu sebagai tersangka dalam kasus penutupan sementara PT Morotai Marine Culture (MMC), ribuan warga Morotai menggelar aksi unjuk rasa di ibukota Kabupaten Pulau Morotai, Daruba.

Dalam aksi yang dilakukan sejak Senin (8/4/2013) pagi, massa melumpuhkan seluruh aktivitas pemerintahan di Morotai. Sejumlah kantor kecamatan dan kelurahan, disweeping massa untuk menghentikan aktivitasnya.

Alhasil, sejak pagi seluruh perkantoran berhasil ditutup oleh pendemo yang masih berjumlah ratusan orang. Hanya tinggal Kantor Bupati saja yang masih nampak sejumlah pegawai berlalu lalang.

Gelombang massa makin tak terkendali menjelang siang hari. Warga dari lima Kecamatan di Morotai turun jalan menolak penetapan Bupati dan Wakil Bupati sebagai tersangka dalam kasus penutupan PT MMC.

Pendemo yang berkisar ribuan orang juga menolak Polda Malut melakukan pemeriksaan terhadap Bupati dan Wakil Bupati. Para pegawai yang tadinya diminta pulang, ternyata kembali lagi setelah melepas pakaian dinasnya dan bergabung dengan massa aksi.

Setelah menggelar orasi keliling kota Daruba, massa kemudian melakukan penyegelan terhadap Kantor DPRD Pulau Morotai. Pada waktu bersamaan, ratusan massa lainnya juga ternyata menyegel ruangan Bupati, ruangan Wakil Bupati, dan ruangan Sekertaris Daerah di kantor bupati.

“Hari ini semua aktivitas perkantoran ditutup. Ini murni tuntutan masyarakat demi menyelamatkan harga diri masyarakat Morotai. Karena pemeriksaan terhadap Bupati dan Wakil Bupati Morotai bukan persoalan pemerintahan tapi persoalan harga diri orang Morotai,” terang Darmin Djaguna, koordinator Aksi kepada wartawan.

Massa kemudian menduduki Kantor Bupati Pulau Morotai setelah melakukan penyegelan terhadap beberapa ruangan. Hingga saat ini massa masih berkonsentrasi di kantor bupati sembari menyampaikan orasinya.

Puluhan aparat keamanan gabungan TNI/Polri nampak siaga melakukan pengamanan terhadap jalannya aksi. Massa pun mengecam tetap menggelar aksi selama Bupati dan Wakil Bupati masih diperiksa oleh Penyidik Polda Malut.
(ysw)
Berita Terkait
Rumah Aman Milik DPPPA...
Rumah Aman Milik DPPPA di Kota Makassar Dirusak Belasan Remaja
Nekat Rusak Pos Kampus...
Nekat Rusak Pos Kampus Pelita Bangsa, Pria 26 Tahun Dibekuk
Gedung Pertemuan Hotel...
Gedung Pertemuan Hotel Sinjai dan Warkop Dirusak OTK
KNPI Sulsel Laporkan...
KNPI Sulsel Laporkan Dugaan Pengrusakan Inventaris Sekretariat ke Polisi
Diduga Lakukan Perusakan...
Diduga Lakukan Perusakan di Penginapan, 9 Remaja Bitung Diringkus Polisi
Polisi Periksa Pelapor...
Polisi Periksa Pelapor Perusakan Kapal Nelayan Bantaeng
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved