Produsen kabel listrik palsu di Tangerang dibekuk

Kamis, 04 April 2013 - 14:23 WIB
Produsen kabel listrik...
Produsen kabel listrik palsu di Tangerang dibekuk
A A A
Sindonews.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya meringkus seorang pemalsu kabel listrik di sebuah pabrik di Jalan Prancis, Taman Dadap Indah Blok B, No.8A, Kosambi Timur, Tanggerang, Kamis dini hari.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, penangkapan tersangka pemalsu kabel bernama Donny Gani ini berawal dari informasi masyarakat pada 14 Maret 2013 lalu terkait maraknya kebakaran akibat korsleting arus listrik di wilayah Tangerang dan Jakarta.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, petugas menemukan banyak beredar kabel listrik yang dijual tidak sesuai dengan SNI di toko-toko.

"Dari penelusuran kami bersama Departemen Perindustrian Bidang Perlindungan Konsumen, kabel-kabel listrik itu sudah disebar ke Indramayu Jawa Barat, Surabaya Jawa Timur, Semarang Jawa Tengah, Tangerang dan Jakarta," katanya di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/4/2013).

Menindaklanjuti informasi itu, kata Rikwanto, petugas gabungan kembali melakukan penelusuran dan berhasil menemukan sebuah pabrik home industri pembuat kabel palsu ini di Jalan Raya Parancis Tanggerang.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menyita barang bukti berupa belasan ribu meter kabel dan ratusan kilogram bahan baku dan belasan mesin produksinya.

"Harga kabel palsu ini berbeda dengan kabel asli dan di pabriknya di Tanggerang, kita menyita banyak sekali barang bukti bahan bakunya. Misalnya kabel tembaga dari bahan alumunium yang sudah dicat agar mirip dengan kabel tembaga standar," terangnya.

Menurut Rikwanto, kabel palsu ini sangat membahayakan konsumen karena rentan menyebabkan kebakaran di rumah. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 13 dan 14 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984 tentang perindustrian dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman lima tahun.

"Modus pelaku menjual kabel alumunium yang disepuh warna tembaga dan tidak sesuai dengan SNI," tukasnya.

Dalam satu bulan, tersangka memproduksi 15.000 perbulan dengan omset mencapai miliaran rupiah. Berdasarkan penyidikan, tersangka mengaku sudah beroperasi selama tiga tahun di pabrik home industrinya atas nama UD Minara Perkasa.

"Kami juga mengamankan dua saksi yang bekerja sebagai karyawan di pabrik tersebut," tutupnya.
(hyk)
Berita Terkait
Fakta-fakta Insiden...
Fakta-fakta Insiden Sultan Terjerat Kabel Optic di Jaksel hingga Tulang Tenggorokan Putus
Tips Merawat Kabel Charger...
Tips Merawat Kabel Charger Supaya Tak Cepat Terkelupas
Peredaran Oli Palsu...
Peredaran Oli Palsu Merajalela, EMLI Buka Store Online
International Trademark...
International Trademark Association Gelorakan Kempanye Anti Pemalsuan di Indonesia
Lagi, Pengendara Motor...
Lagi, Pengendara Motor Jatuh Akibat Kabel Menjuntai di Palmerah
Merasa Tidak Menjual...
Merasa Tidak Menjual Tanahnya, Fatmawati Laporkan Pembuat Kwitansi Palsu
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
35 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved