Warga Pelawe blokade jalan PT PHML

Selasa, 02 April 2013 - 15:12 WIB
Warga Pelawe blokade...
Warga Pelawe blokade jalan PT PHML
A A A
Sindonews.com - Puluhan warga Desa Pelawe, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura menggelar aksi unjukrasa dengan memblokade) akses jalan pintu masuk ke perusahaan PT Persada Hutan Musi Lestari (PHML). warga minta sengketa lahan yang terjadi antara warga dengan pihak perusahaan bisa diselesaikan.

Aksi blokade jalan dimulai pukul 09.00 Wib, Selasa (2/4/2013). Blokade dilakukan tepat di jalan pintu masuk ke PT PHML menggunakan portal kayu. Aksi blokade jalan berlangsung tertib dalam pengawasan aparat Kepolisian Resor (Polres) Mura.

Dalam aksinya warga membawa spanduk bertuliskan tuntutan yakni, sebanyak 1.500 hektare lahan hak guna usaha (HGU) milik warga diklaim perusahaan masuk dalam wilayah HGU. Pihak perusahaan diminta segera menyelesaikan masalah tersebut.

Tuntutan warga tidak dihiraukan pihak perusahaan. Aparat kepolisian selaku fasilitator meminta antara perwakilan warga dan perusahaan melakukan mediasi atau di kantor BPN Kabupaten Mura.

Selanjutnya sekira pukul 11.00 WIB, sebagian perwakilan warga mendatangi kantor BPN meminta agar dilakukan proses mediasi. Disini mediasi berlangsung alot karena warga mempertahankan tuntutannya.

"Lahan kami seluas 1.500 hektare sudah ditanami sawit oleh perusahaan bahkan sudah berbuah. Kami menuntut lahan itu. Kalau tidak dipenuhi, kami tetap blokade akses pintu masuk perusahaan," kata Yani (45) Koordinator aksi unjuk rasa.

Sementara itu, perwakilan PT PHML yang enggan disebutkan namanya tidak bisa memberikan komentar terkait masalah yang terjadi. Karena menjadi keputusan manajemen perusahaan.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Mura, AKBP M Barly Ramadhany mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan dan mediasi terhadap aksi unjukrasa.

"Kita imbau warga menyalurkan aspirasinya secara tertib dan damai tidak melakukan aksi anarkis yang merugikan banyak pihak nantinya," tegas Barly.

Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mura, Al Imron Harun menegaskan, permasalahan PT PHML sudah lama terjadi dan hasil tim Wasdal terkait masalah lahan seluas 1.500 hektare yang diklaim pihak perusahaan ternyata hasil pengecekan Tim Wasdal Pemkab Mura lahan itu berada di luar HGU PT PHML.
(ysw)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved