Ini alasan keluarga mencabut laporan perkosaan

Senin, 01 April 2013 - 14:04 WIB
Ini alasan keluarga...
Ini alasan keluarga mencabut laporan perkosaan
A A A
Sindonews.com - Setelah mencuat kasus perkosaan terhadap tahanan wanita di Mapolres Poso, keluarga korban mencabut kembali laporan kasus perkosaan tersebut.

Keluarga FM tahanan kasus narkoba yang sebelumnya diduga diperkosa oknum polisi Bripka A, menyatakan kalau peristiwa perkosaan tersebut adalah rekayasa.

Pernyataan mengejutkan disampaikan oleh pihak keluarga FM, perempuan yang sebelumnya diberitakan menjadi korban pemerkosaan anggota polisi di tahanan Polres Poso. Dari hasil investigasi, terungkap bila kasus perkosaan tahanan kasus narkoba itu oleh oknum polisi Bripka A tidak pernah terjadi.

Pengakuan FM bila dirinya diperkosa oleh oknum anggota polisi Polres Poso itu merupakan sebuah skenario untuk membalas penangkapan dirinya dan rekannya berinisial Y oleh Satuan Narkoba Polres Poso. Skenario ini disebut telah diakui oleh tersangka Y yang turut ditangkap bersama FM.

Muhaimin Yunus Hadi, perwakilan pihak keluarga mengatakan skenario itu disusun oleh perempuan rekan FN berinisial Y.

Karena diyakini merupakan sebuah rekayasa, maka pihak keluarga memutuskan untuk mencabut laporan polisi bernomor LP/73/iii/2013/Sulteng/ Res Poso, yang dibuat pada tanggal 26 Maret 2013 silam. Pencabutan laporan itu ditandatangani langsung oleh tersangka FM bersama ayahnya.

Kapolres Poso AKBP Susnadi menegaskan, meskipun laporan telah dicabut, namun proses hukum terhadap Bripka A tetap diteruskan. Bripka A juga akan diproses berdasarkan kode etik, atas pelanggaran memasuki ruangan sel tahanan perempuan tanpa izin. Kasus ini akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Poso.

AKBP Susnadi menjelaskan, keputusan untuk meneruskan proses hukum terhadap Bripka A agar kasus dugaan tindakan pemerkosaan tahanan perempuan dapat dibuktikan dalam proses persidangan.

"Kasus ini sudah menjadi konsumsi publik karena telah diberitakan secara luas oleh berbagai media nasional di Indonesia, jadi kami akan serius menuntaskan kasus ini," janjinya.
(ysw)
Berita Terkait
Gus Sofwan Kecam Maraknya...
Gus Sofwan Kecam Maraknya Kasus Guru Lakukan Perbuatan Asusila dan Amoral
Ketua KPU Hasyim Asyari...
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Perbuatan Asusila
Polri Periksa 3 HP Milik...
Polri Periksa 3 HP Milik Eks Kapolres Ngada yang Rekam Perbuatan Asusila
Jurus Ampuh Dukun Cabul...
Jurus Ampuh Dukun Cabul di Lampung hingga Leluasa Cabuli 3 Tetangganya
Bareskrim Tangkap 3...
Bareskrim Tangkap 3 Predator Asusila Anak, Perbuatan Direkam Lalu Diperjualbelikan
Bejat! Pria Ini Seret...
Bejat! Pria Ini Seret dan Cabuli Anak di Bawah Umur saat Sholat di Masjid
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
41 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
53 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved