Antisipasi bentrok susulan, perbatasan dijaga 300 petugas keamanan
Jum'at, 24 Mei 2013 - 10:07 WIB
Antisipasi bentrok susulan, perbatasan dijaga 300 petugas keamanan
A
A
A
Sindonews.com - Mengantisipati bentrok susulan warga dua kelurahan bertetangga, di Kota Palu, Sulawesi Tengah, dinihari tadi, 300 personel gabungan Polri dan TNI AD, ditempatkan di masing-masing kelurahan.
Sejauh ini, polisi belum menetapkan satupun tersangka pelaku pembakaran rumah warga.
Belasan personel Polri dan TNI-AD bersenjata lengkap ditempatkan di sejumlah titik di dua kelurahan, yakni Kelurahan Tatangga, kecamatan Palu Selatan, Kota Palu dan Desa Tinggede, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.
Penjagaan ini untuk mengantisipasi bentrokan susulan. Konsentrasi penjagaan terlihat di poros jalan yang merupakan batas kelurahan dan desa yang bertikai.
Poros Jalan Gusti Ngurah Ray, yang merupakan batas kedua wilayah sempat macet. Sebagian warga yang melintas ingin melihat langsung lokasi bentrokan.
Kapolres Palu, AKBP Trisno Rachmadi mengungkapkan, pihaknya saat ini sudah berusaha menekan perkelahian antar warga. Salah satunya dengan melakukan dialog dan pendekatan kepada tokoh-tokoh di masing-masing kelurahan.
Selain melakukan terhadap kedua warga yang bertikai, pihaknya juga sepakat membangun posko gabungan.
"Posko ini akan digunakan petugas gabungan dari Polri, TNI, Pemerintah Kota Palu, dan Kabupaten Sigi untuk pengamanan wilayah mereka," pungkasnya, Jumat (24/5/2013).
Sejauh ini, polisi belum menetapkan satupun tersangka pelaku pembakaran rumah warga.
Belasan personel Polri dan TNI-AD bersenjata lengkap ditempatkan di sejumlah titik di dua kelurahan, yakni Kelurahan Tatangga, kecamatan Palu Selatan, Kota Palu dan Desa Tinggede, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.
Penjagaan ini untuk mengantisipasi bentrokan susulan. Konsentrasi penjagaan terlihat di poros jalan yang merupakan batas kelurahan dan desa yang bertikai.
Poros Jalan Gusti Ngurah Ray, yang merupakan batas kedua wilayah sempat macet. Sebagian warga yang melintas ingin melihat langsung lokasi bentrokan.
Kapolres Palu, AKBP Trisno Rachmadi mengungkapkan, pihaknya saat ini sudah berusaha menekan perkelahian antar warga. Salah satunya dengan melakukan dialog dan pendekatan kepada tokoh-tokoh di masing-masing kelurahan.
Selain melakukan terhadap kedua warga yang bertikai, pihaknya juga sepakat membangun posko gabungan.
"Posko ini akan digunakan petugas gabungan dari Polri, TNI, Pemerintah Kota Palu, dan Kabupaten Sigi untuk pengamanan wilayah mereka," pungkasnya, Jumat (24/5/2013).
(ysw)