Karyawan Batavia Air blokade pintu M1 bandara

Jum'at, 22 Maret 2013 - 13:53 WIB
Karyawan Batavia Air...
Karyawan Batavia Air blokade pintu M1 bandara
A A A
Sindonews.com - Puluhan mantan karyawan maskapai penerbangan Batavia Air membuktikan ucapan mereka memblokade Jalan Suryadharma, pintu masuk belakang (pintu M1) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Para karyawan itu melakukan aksi saat hendak menghadiri sidang di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Sempat terjadi kericuhan antara mantan karyawan Batavia Air dengan polisi, saat massa menggelar aksi tidur di jalan.

Akibat aksi puluhan orang ini, akses pintu M1 menuju Bandara Soetta mengalami kemacetan panjang. Alhasil, pengguna jalan yang akan menggunakan jasa bandara dan sekitarnya merasa terganggu dengan aksi mereka.

Aksi itu dilakukan sebagai ungkapan kekecewaan para karyawan terhadap kurator yang dipercaya oleh PT Metro Batavia untuk membayarkan pesangon terhadap ribuan mantan karyawan Batavia. Sebab, pasca diputus pailit oleh Pengadilan Niaga, akhir Januari lalu, nasib mereka masih belum jelas.

Selain tidur di jalan, puluhan mantan karyawan membentangkan spanduk kekecewaan terhadap perusahaan tempat mereka mengabdi belasan tahun lalu itu. Karena sudah dua kali sidang di Pengadilan Niaga, titik terang pembayaran pesangon belum juga didapat.

Jika tak mendapat bayaran atas pesangon, mantan karyawan Batavia Air itu mengancam akan menduduki kantor pusat Batavia Air di Jalan Juanda, Jakarta. Akhirnya, aksi dibubarkan paksa. Massa pun bergerak ke Pengadilan Niaga.
(san)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
37 menit yang lalu
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
2 jam yang lalu
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
2 jam yang lalu
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
3 jam yang lalu
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
4 jam yang lalu
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi...
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Air dan Pangan
4 jam yang lalu
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved