Banyaknya kendaraan belum pengaruhi PAD Empatlawang

Jum'at, 22 Maret 2013 - 10:07 WIB
Banyaknya kendaraan...
Banyaknya kendaraan belum pengaruhi PAD Empatlawang
A A A
Sindonews.com - Menjamurnya kendaraan roda empat dan roda dua di Empatlawang ternyata belum memberikan pengaruh positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) wilayah tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Empatlawang M Daud, hal tersebut dikarenakan pembayaran pajak motor ataupun mobil saat ini masih dilakukan di Kabupaten Lahat, Pagaralam, dan Lubuklinggau. Dengan kata lain, dana bagi hasil bersumber dari pajak kendaraan itu hanya sebagian kecil terserap ke Empatlawang.

Meskipun menurutnya saat ini sudah ada Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Dispenda Provinsi Sumsel atau Kantor Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) di Empatlawang, namun teknis pembayaran masih tetap melalui Lahat.

“Jadi kalau diperhitungkan hal ini tetap saja belum menguntungkan untuk Empatlawang dan belum bisa menjadi sumber pendapatan daerah,” ujarnya, Jumat (22/3/2013).

Untuk itu pihaknya berharap, Empatlawang segera mendirikan Mapolres. Sehingga pengurusan pajak kendaraan dapat dilakukan di Empatlawang. Sehingga banyaknya kendaraan di Empatlawang bisa menjadi salah satu sumber pendapatan daerah khususnya di sektor pajak progresif.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Empatlawang, M Oktaviansyah menyatakan, kondisi tersebut secara tidak langsung menurutnya jelas belum menjadikan pendapatan bagi Empatlawang. Karena tidak bisa dipungkiri saat ini sudah sangat banyak warga Empatlawang yang memiliki kendaraan bermotor. Namun pajaknya dibayar di Kabupaten Lahat, Lubuklinggau atau Musi Rawas.

“Jadi Empatlawang ini bisa dikatakan hanya tempat menyimpan dan mengendarai saja,” ujarnya.

Hal tersebut menurutnya jelas harus menjadi perhatian pihak terkait, khususnya pihak provinsi. Apalagi kedepan dirinya meyakini, jumlah kendaraan di Empatlawang akan semakin bertambah banyak, sejalan dengan kebutuhan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kita berharap kedepannya seimbang, banyaknya kendaraan juga sebanding dengan pendapatan yang didapat oleh daerah,” ujarnya.
(rsa)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
3 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
3 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
4 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
5 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
6 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
7 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved