TKW asal Brebes divonis mati di Arab Saudi

Kamis, 21 Maret 2013 - 09:38 WIB
TKW asal Brebes divonis...
TKW asal Brebes divonis mati di Arab Saudi
A A A
Sindonews.com - Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Karni bin Medi Tarsim (36), warga Desa Karangjunti RT 5/4 No 5, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, diduga mendapatkan vonis mati dari Pengadilan Kota Yanbu, Arab Saudi.

Karni diduga mendapatkan vonis mati pada Minggu 17 Maret 2013 lalu. Hal itu dilakukan lantaran Karni melakukan pembunuhan anak majikannya di Yanbu.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pengadilan setempat menyatakan Karni secara terbukti bersalah akibat membunuh anak majikannya, Tala Al-Shehri (4), pada September 2012, lalu. Dalam persidangan, terungkap jika Karni menghabisi anak majikannya dengan cara menggorok leher menggunakan pisau dapur.

Informasi vonis mati terhadap Karni itu menjadi salah satu pemberitaan di media Yanbu. Dalam pemberitaan itu, tidak disebutkan nama pelaku maupun daerah asal. Namun mencantumkan kejadian serta kronolgis kasus yang mirip dengan apa yang dilakukan Karni.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Kakak Karni, Rasti (43), Karni berangkat ke Arab Saudi melalui Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) PT Vita Melati Indonesia Cabang Losari, Kabupaten Brebes, 2009 lalu.

Meski dinyatakan bersalah, keluarga Karni tetap berharap sosok perempuan dalam keluarganya itu terbebas dari jeratan hukum.

"Kami ingin Karni bebas. Kasihan Karni, dia rajin mengirimkan uang ke keluarganya," jelas Rasti di kediaman Karni, di Karangjunti, Kamis (21/3/2013).

Berdasarkan keterangan Rasti, Karni telah berkeluarga. Suaminya benama Darfin (35), dan memiliki tiga anak yang tinggal di Brebes, yakni Sukron Hidayat (18), Kadarisman, (16), dan Sri Rahayu (8).

Sementara itu, Analis Kebijakan Migrant Care Wahyu Susilo saat ditanya melalui telepon, TKW malang itu bernama Karni asal Desa Karangjunti Brebes.

Setelah mendapatkan informasi dan data dari Kemenlu, lantas Migrant Care melakukan investigasi ke daerah asal TKW. Hasilnya, kemungkinan besar TKW itu adalah Karni. "Mengarahnya ke Karni," ungkapnya.

Dengan demikian Wahyu berharap pemerintah RI melakukan eksaminasi terhadap vonis tersebut dan juga mendorong adanya diplomasi tingkat tinggi.

Kepala Desa Karangjunti, Raudloh mengatakan, pemerintah desa belum mengetahui info vonis mati terhadap warganya.

"Minggu kemarin, pihak Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) menyampaikan kasus Karni belum masuk persidangan. Mereka hanya minta nomor telepon keluarga Karni. Belum ada kabar terbaru lainnya," ungkap Raudloh.
(rsa)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
34 menit yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
46 menit yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
2 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved