Penyandang cacat sujud di kaki Kapolres Tapteng

Rabu, 20 Maret 2013 - 04:00 WIB
Penyandang cacat sujud...
Penyandang cacat sujud di kaki Kapolres Tapteng
A A A
Sindonews.com - Seorang warga Walhington Tamba (44), warga Lingkungan IV, Kelurahan Kalangan, Kecamatan Pandan, bersujud dihadapan kaki Kapolres Tapteng AKBP Misnan.

Sujud tersebut dilakukan lantaran permohonan dirinya yang meminta akses jalan menuju rumahnya yang ditutup oleh oknum polisi dapat dibuka kembali.

Walhington adalah seorang penyandang cacat yang kesehariannya hanya mampu berjalan diatas sepeda motor roda tiga yang dimodifikasi menjadi roda tiga.

Sebelum akses jalan ke rumahnya ditutup, sepeda motor roda tiga yang dipergunakannya sebagai sarana berjalan tersebut masih mampu parkir hingga halaman rumahnya.

Namun sejak penutupan akses jalan kerumahnya itu, dia pun harus merangkak menuju rumahnya yang berjarak sekira kurang lebih sejauh 60 meter dari pinggir jalan, sementara sepeda motor roda tiganya diparkir entah dimana, dan terkadang dipinggir jalan.

“Dari tahun 2011, oknum Polisi MTL telah menutup jalan menuju rumah kami, yang akhirnya membuat kami tidak bisa keluar dari rumah dan rumah kami juga sering kena banjir,” tutur Walhington sambil menangis saat bertemu Kapolres Tapteng AKBP Misnan di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa 19 Maret 2013.

Kedatangan Walhington ke Mapolres tak sendiri. Dia didampingi ibunya Tioni br Hutagalung (84), seorang anaknya, dan didampingi Ketua Lembaga Indonesian Coruption Watch (ICW) Sibolga-Tapteng, Dohar Franklin Sianipar.

Walhington pun meminta keadilan karena merasa telah dizolimi oleh seorang oknum polisi berinisial MTL. Menurutnya, jika harus merangkak, dia merasa berat lantaran jalan menuju rumahnya sering kebanjiran, dan sering mengalami basah jika harus merangkak.

“Padahal, jalan yang ditutup oleh oknum polisi tersebut adalah tanah yang saya beli dari seseorang warga bernama Ucok Nippon Hutabarat pada tahun 1998 dengan ukuran 3x60 meter seharga Rp900ribu. Tapi Ucok saat itu memberikan surat yang tidak ditandatangani oleh Kepala Desa (Kades),” ungkapnya.

Menurut Walhington, kasus ini sudah dilaporkannya kepada pihak kepolisian pada tahun 2011 silam. Kemudian pihak kepolisian melakukan gelar perkara dengan memanggil pihak-pihak terkait. Hasilnya, Polisi menyarankan Ucok Nippon untuk mengembalikan tanah kepada Walhington.

“Tapi saran Polisi tidak pernah dilaksanakan oleh Ucok, bahkan sekarang oknum polisi MTL menutup jalan kami, sehingga kami tidak dapat keluar ke jalan lintas,” tukasnya.

Dia menyebutkan, Ucok pun kemudian dilaporkannya, tetapi pihak kepolisian serasa enggan untuk menanggapinya karena disebutkan Ucok tidak terkena delik atas perkara itu.

Menanggapi pengaduan Walhington, Kapolres Tapteng AKBP Misnan mengaku seraya berjanji akan menuntaskan kasus ini.

“Kita akan selesaikan kasus-kasus tanah di daerah ini dengan segera dan akan kita buat agenda untuk itu dengan Tim penyelesaian sengketa tanah yang telah dibentuk dan diikat dengan Memorandum of Understanding (MoU) sebelumnya,” tandas Kapolres Tapteng ini.
(rsa)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
19 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved