Teliti Tangkubanparahu & Dieng, PVMBG kerjasama dengan AS

Jum'at, 15 Maret 2013 - 20:42 WIB
Teliti Tangkubanparahu...
Teliti Tangkubanparahu & Dieng, PVMBG kerjasama dengan AS
A A A
Sindonews.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi bekerja sama dengan Badan Geologi Amerika Serikat (United States Geologycal Survey/USGS) dalam meneliti aktivitas gunung api di Indonesia, khususnya Gunung Tangkubanparahu yang kini berstatus Waspada.

Bentuk kerja sama ini, PVMBG dapat pinjaman detektor multigas, alat pendeteksi berbagai jenis gas akibat aktivitas gunung api.

"Baru diuji coba kemarin (alatnya) di Tangkubanparahu," kata Kasi Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Wilayah Barat PVMBG Hendra Gunawan, di Bandung, Jumat (15/3/2013).

"Alatnya dari USGS, Badan Geologi Amerika, kita kerja sama," tambahnya.

Detektor multigas merupakan produk eksperimental buatan AS. Fungsinya untuk mengukur gas SO2 (sulfur oksida), H2S (hidrogen sulfida), CO2 (karbon dioksida) dan H2O (air).

Kata Hendra, lewat alat yang masih berbentuk prototipe ini bisa diketahui langsung rasio atau kadar gas yang dideteksi. "Untuk mengetahui konsentrasi gasnya," jelasnya.

Lanjutnya, kelebihan alat ini dibandingkan dengan alat pendeteksi gas lainnya adalah dari cara kerjanya, selain kemampuannya dalam mengendus berbagai jenis gas. Alat sejenis lain biasanya permanen dan mesti ditanam di lokasi yang ingin diketahui kandungan gasnya.

"Sedangkan alat ini multigas, berisfat mobile dan portable, dengan hasilnya bisa dilihat di laptop," bebernya.

PVMBG selama ini menggunakan alat pengukur SO2, itu pun sumbangan dari Jepang yang sudah dipakai selama lima tahun.

Hendra menjelaskan, Amerika Serikat memiliki sumber daya manusia yang mampu menciptakan teknologi tinggi, khususnya di bidang gunung api.

"Makanya kita perlu kerja sama dengan asing," katanya, seraya berharap alat tersebut tidak dibawa lagi ke AS.

Selain diujicobakan di Tangkubanparahu, alat tersebut akan dipakai untuk mengukur kadar gas di Gunung Dieng yang juga berstatus Waspada.

Keberadaan alat pendeteksi gas sangat diperlukan PVMBG yang mengawasi hamparan gunung api dari Sabang sampai Meraulke. Lewat alat itu, PVMBG bisa mengabarkan aktivitas vulkanik yang berbahaya bagi kehidupan manusia.
(rsa)
Berita Terkait
Gunung Dieng Diguncang...
Gunung Dieng Diguncang 48 Kali Gempa, Asap Membubung 60 Meter di Kawah Sileri
6 Flora dan Fauna yang...
6 Flora dan Fauna yang Bisa Ditemukan di Gunung Prau
Fenomena Embun Es Kembali...
Fenomena Embun Es Kembali Muncul di Dieng dan Bromo, Ini Penjelasan BMKG
Awas! Miliki Gas Mematikan,...
Awas! Miliki Gas Mematikan, Kawah Sileri Gunung Dieng Erupsi Freatik
Kawah Sileri Pegunungan...
Kawah Sileri Pegunungan Dieng Naik Status Waspada, Warga Masih Berativitas di Zona Merah
Pemprov Jateng Ajukan...
Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
19 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
28 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
40 menit yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved