Warga Pisangan Baru keluhkan pembangunan utilitas & minimnya PJU
Minggu, 03 Maret 2013 - 21:38 WIB
Warga Pisangan Baru keluhkan pembangunan utilitas & minimnya PJU
A
A
A
Sindonews.com – Acara blusukan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Administrasi (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) beserta jajarannya, rupanya dimanfaatkan oleh warga Keluarahan Pisangan Baru untuk curhat (curahat hati).
Salah satu yang menjadi curhatan warga, adalah semrawutnya pembangunan jaringan utilitas yang ada di wilayah mereka. Akibatnya, banjir kerap melanda kawasan tersebut, akibat jaringan utilitas yang ada di dalam gorong-gorong atau saluran air, sehingga menghambat aliran air saat turun hujan.
"Kalau hujan, air meluap ke pemukiman warga akibat terhambat kabel-kabel milik PT. Telkom yang ada di dalam gorong-gorong," kata Gunadi, Ketua RW 010 Kelurahan Pisangan Baru, saat bertatap muka dengan Wakil Wali Kota, Minggu (3/3/2013).
Menurut Gunadi, masalah ini sudah lama menjadi keluhan warga setempat. Salah satunya, jaringan utilitas yang ada di gorong-gorong, di persimpangan Jl. Pisangan Baru Tengah.
"Kalau hujan kerap menimbulkan banjir di wilayah RT 06, 07, 09 dan 010," kata Gunadi.
Keluhan berbeda datang dari Rali Gunawan, Ketua RW 09. Pada kesempatan itu, ia mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di wilayah mereka, khususnya di Jl. Pisangan Baru Selatan.
"Selain lampu kurang, ada juga lampu yang mati. Kami harapkan untuk diatasi karena ini demi keamanan dan kenyamanan masyarakat pada malam hari," katanya.
Menanggapi keluhan warga, Wakil Wali Kota Jakarta Timur Husein Murad segera memantau langsung pembangunan jaringan utilitas. Usai memantau, Husein berjanji, akan mencarikan solusi secepatnya.
Husein mengatakan, masalah ini sebenarnya bukan hanya terjadi di wilayah Kecamatan Matraman, namun juga di wilayah-wilayah lainnya di kota Jakarta.
"Banyak gorong-gorong, bahkan jembatan yang dibawahnya terdapat banyak kabel," kata Husein.
Menurut Husein, masalah ini sendiri sudah dirapatkan di tingkat Wali Kota Jakarta Timur, untuk dicarikan solusinya. Namun dirinya meminta masyarakat untuk bersabar, apalagi hal ini berkaitan dengan teknis dan melibatkan instansi lain di luar Pemda DKI Jakarta.
"Kabel-kabel itu ada yang milik PLN dan Telkom, sehingga perlu koordinasi antara Pemda DKI, PLN dan Telkom," ujarnya.
Husen juga berjanji, akan memenuhi penerangan yang berada di wilayah Kelurahan Pisangan Baru, dengan melakukan kordinasi dengan Sudin Pertambangan dan Energi Jakarta Timur.
"Catat titik-titik mana saja yang perlu ditambah. Warga juga diminta untuk melaporkan bila ada lampu PJU yang mati, ke Seksi Sudin Pertambangan dan Energi yang ada di Kecamatan," pintanya.
Salah satu yang menjadi curhatan warga, adalah semrawutnya pembangunan jaringan utilitas yang ada di wilayah mereka. Akibatnya, banjir kerap melanda kawasan tersebut, akibat jaringan utilitas yang ada di dalam gorong-gorong atau saluran air, sehingga menghambat aliran air saat turun hujan.
"Kalau hujan, air meluap ke pemukiman warga akibat terhambat kabel-kabel milik PT. Telkom yang ada di dalam gorong-gorong," kata Gunadi, Ketua RW 010 Kelurahan Pisangan Baru, saat bertatap muka dengan Wakil Wali Kota, Minggu (3/3/2013).
Menurut Gunadi, masalah ini sudah lama menjadi keluhan warga setempat. Salah satunya, jaringan utilitas yang ada di gorong-gorong, di persimpangan Jl. Pisangan Baru Tengah.
"Kalau hujan kerap menimbulkan banjir di wilayah RT 06, 07, 09 dan 010," kata Gunadi.
Keluhan berbeda datang dari Rali Gunawan, Ketua RW 09. Pada kesempatan itu, ia mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di wilayah mereka, khususnya di Jl. Pisangan Baru Selatan.
"Selain lampu kurang, ada juga lampu yang mati. Kami harapkan untuk diatasi karena ini demi keamanan dan kenyamanan masyarakat pada malam hari," katanya.
Menanggapi keluhan warga, Wakil Wali Kota Jakarta Timur Husein Murad segera memantau langsung pembangunan jaringan utilitas. Usai memantau, Husein berjanji, akan mencarikan solusi secepatnya.
Husein mengatakan, masalah ini sebenarnya bukan hanya terjadi di wilayah Kecamatan Matraman, namun juga di wilayah-wilayah lainnya di kota Jakarta.
"Banyak gorong-gorong, bahkan jembatan yang dibawahnya terdapat banyak kabel," kata Husein.
Menurut Husein, masalah ini sendiri sudah dirapatkan di tingkat Wali Kota Jakarta Timur, untuk dicarikan solusinya. Namun dirinya meminta masyarakat untuk bersabar, apalagi hal ini berkaitan dengan teknis dan melibatkan instansi lain di luar Pemda DKI Jakarta.
"Kabel-kabel itu ada yang milik PLN dan Telkom, sehingga perlu koordinasi antara Pemda DKI, PLN dan Telkom," ujarnya.
Husen juga berjanji, akan memenuhi penerangan yang berada di wilayah Kelurahan Pisangan Baru, dengan melakukan kordinasi dengan Sudin Pertambangan dan Energi Jakarta Timur.
"Catat titik-titik mana saja yang perlu ditambah. Warga juga diminta untuk melaporkan bila ada lampu PJU yang mati, ke Seksi Sudin Pertambangan dan Energi yang ada di Kecamatan," pintanya.
(stb)