Kartu ini bisa hindari jual-beli jatah BBM

Jum'at, 01 Maret 2013 - 16:53 WIB
Kartu ini bisa hindari...
Kartu ini bisa hindari jual-beli jatah BBM
A A A
Sindonews.com - Untuk mengantisipasi penjualan jatah BBM yang didapat Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerbitkan e-voucher Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Mulai hari ini telah diluncurkan e-voucher BBM Pemkot Bandung, dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap kebutuhan karyawan. Selain itu untuk mengurangi banyaknya penyimpangan," kata Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan KOta Bandung Jaja Nurzaman saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Aceh, Jumat (1/3/2013).

Pada pelaksanaan jual beli dengan cara manual, kata Jaja, diakui banyak bentuk penyimpangan.

"Ada yang diuangkan kembaliannya. Bahkan diperjualbelikan ke luar pegawai Pemda," katanya.

Menurutnya, Inspektorat Kota Bandung pun pernah mempersoalkan adanya anggaran pengadaan BBM di Pemkot Bandung. Pemberian jatah dalam bentuk kertas, dinilai tidak bijak, dan seharusnya diberikan dalam bentuk BBM dan pelumas.

Karenanya, bekerjasama Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Wastukencana, Pemkot pun melahirkan e-BBM. Sebuah kartu dengan identitas magnetik yang bisa diisi ulang jatah BBM tiap bulan. Setiap pengisian dengan menunjukkan kartu ini, jatah pun akan berkurang.

"Lebih teknis lagi, diatur penjatahannya berbeda-beda sesuai kebutuhan. Selain itu akan hangus apabila terpakai kurang dari jatah per bulan," kata dia.

Meskipun tidak merugikan negara secara langsung, namun perbuatan jual-beli voucher manual dianggap mengurangi efisiensi anggaran.

"Alat magnetik yang mengidentifikasi nomor mobil, akan menertibkan administrasi dan pertanggungjawaban. Tidak bisa dijual beli, karena alatnya akan salah deteksi," ucapnya.

Penyaluran jatah BBM dengan voucher elektrik di kalangan pegawai Setda, diklaim sebagai yang pertama kali ada di Bandung, Jawa Barat, bahkan Indonesia.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
Imbas Perang Iran vs...
Imbas Perang Iran vs Israel, Subsidi BBM dan LPG Bisa Membengkak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved