Dikdik miris petani Jabar kalah sama Jateng
Selasa, 12 Februari 2013 - 13:39 WIB
Dikdik miris petani Jabar kalah sama Jateng
A
A
A
Sindonews.com - Potensi alam yang ada di Jawa Barat (Jabar) belum menyejahterakan petani. Makanya, saat berkampanye di Pasar Induk Caringin, Bandung, Calon Gubernur nomor 1, Dikdik Mulyana Arief Mansur begitu miris melihat hasil petani Jawa Tengah (Jateng) membanjiri pasar di Jabar.
"Padahal tanah Jawa Barat ini kalau ditanami jauh lebih baik, belum lagi jarak angkutnya dekat. Kenapa Jabar tidak minat tanam semangka? Apa tidak ada akses atau yang mengarahkan?" ungkap cagub independen (non parpol) ini, di sela kampanye damainya, Selasa (12/2/2013).
Menurutnya, hampir semua semangka diproduksi para petani di Brebes, Jawa Tengah. Lalu dikirimkan ke Jabar.
"Itu baru semangka, belum lagi dengan ternak. Jabar banyak rumputnya setiap musim, beda dengan Jateng atau Jatim yang kadang kering. Tapi kan sapi atau daging yang kita makan kebanyakan dari luar Jabar," tambahnya.
Dikdik tiba sekira pukul 12.30 WIB di Pasar Induk Caringin diiringi para pengawal dari kepolisian dan beberapa orang tim suksesnya. Tetapi tidak terlihat bersama pasangannya, Toyib.
Dia menuju grosir salak, lalu meninjau kios semangka. Hanya beberapa menit Mantan Kapolda Sumsel itu bercakap-cakap dengan pedagang buah, setelah itu dia berkeliling.
Kampanye Dikdik juga terkesan sederhana, tanpa orasi yang meminta warga mencoblos atau iring-iringan dari banyak pendukungnya.
"Padahal tanah Jawa Barat ini kalau ditanami jauh lebih baik, belum lagi jarak angkutnya dekat. Kenapa Jabar tidak minat tanam semangka? Apa tidak ada akses atau yang mengarahkan?" ungkap cagub independen (non parpol) ini, di sela kampanye damainya, Selasa (12/2/2013).
Menurutnya, hampir semua semangka diproduksi para petani di Brebes, Jawa Tengah. Lalu dikirimkan ke Jabar.
"Itu baru semangka, belum lagi dengan ternak. Jabar banyak rumputnya setiap musim, beda dengan Jateng atau Jatim yang kadang kering. Tapi kan sapi atau daging yang kita makan kebanyakan dari luar Jabar," tambahnya.
Dikdik tiba sekira pukul 12.30 WIB di Pasar Induk Caringin diiringi para pengawal dari kepolisian dan beberapa orang tim suksesnya. Tetapi tidak terlihat bersama pasangannya, Toyib.
Dia menuju grosir salak, lalu meninjau kios semangka. Hanya beberapa menit Mantan Kapolda Sumsel itu bercakap-cakap dengan pedagang buah, setelah itu dia berkeliling.
Kampanye Dikdik juga terkesan sederhana, tanpa orasi yang meminta warga mencoblos atau iring-iringan dari banyak pendukungnya.
(ysw)