Pelaku teror bom maskapai Lion Air meninggal

Senin, 11 Februari 2013 - 14:29 WIB
Pelaku teror bom maskapai...
Pelaku teror bom maskapai Lion Air meninggal
A A A
Sindonews.com - Pelaku teror Pesawat Lion Air, Andrea Giovanni Soreti (49) warga negara Italia meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman, dinihari tadi. Meninggalnya tahanan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Sleman ini, diduga mengalami komplikasi gangguan kesehatan.

Direktur RSUD Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, Giovanni masuk rumah sakit pada Minggu 10 Februari 2013, sekira pukul 16.00 WIB. Dari awal mulai masuk ke rumah sakit, kesehatannya sudah menurun.

Karena kondisinya sudah mengkhawatirkan, RSUD Sleman menyarankan untuk dirujuk ke rumah sakit lain yang memiliki ruang ICU. Karena ruang ICU di RSUD Sleman sudah penuh.

"Kami sudah usahakan namun semua rumah sakit di Yogyakarta, ruang ICU penuh semua," kata dia di kantornya, Senin (11/2/2013).

Pasienpun dilakukan perawatan di Bansal Alamanda II. Perawatan, menurut Joko, tidak terlalu banyak perbedaan dari perawatan yang dilakukan di ICU. Hanya, di ruang ICU setiap saat pasien bisa dilakukan monitoring, dari kondisi tubuh, hingga detak nadinya.

"Kalau di Bangsal, monitoringnya dengan cara manual," ujarnya.

Dari diagnosis selama perawatan, pasien meninggal karena dehidrasi berat, sepsis, dan gagal ginjal.

"Komplikasi, namun belum mengerucut ke penyebab meninggal," katanya.

Sebagaimana yang diketahui, warga negara Italia tersebut sempat menjalani sidang pertamanya di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, pada Kamis 7 Februari 2013 lalu. Giovanni didakwa melakukan tindak pidana teror, dengan mengatakan ada bom di bagasi pesawat Lion Air di Bandara Adisutjipto.

Menurut dokter dari pihak Lapas, Agustinus Sigit Tri, Giovanni beberapa hari belakangan ini kondisi tubuhnya. Terus menurun saat berada di Lapas. Dua hari sebelum meninggal, yang bersangkutan mengalami diare, dan konsumsi makan berkurang.

"Pasien juga mengalami kesulitan tidur, sempat kita juga carikan Hamburger dan Susu pada Minggu (10/2) siang lalu. Dari yang diketahui juga pasien sebelum-sebelumnya mengkonsumsi Alpra zolar (obat penenang) atau Kamlet," ujarnya.

Jenasah Giovanni sendiri saat ini masih berada di ruang jenasah RSUD Sleman. Adik dari Istri Giovanni (Umaya), Cahya Adi Purnama mengatakan, jenasah terlebih dahulu dibawa ke Perkumpulan Urusan Kematian Jogjakarta (PUKJ).

"Sementara ini kami sudah menghubungi pihak keluarga yang ada di Italia, namun belum ada respon," ucapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Penggalian Makam Tahanan...
Penggalian Makam Tahanan Tewas di Polresta Banyumas
Seorang Tahanan Tewas...
Seorang Tahanan Tewas Dikeroyok 10 Orang Senasib di Sel Polres Klaten
Tahanan Narkoba Polsek...
Tahanan Narkoba Polsek Medan Kota Tewas di Sel, Wajah danTubuhnya Lebam
Ali Mahbub Tewas Usai...
Ali Mahbub Tewas Usai Lompat Kodok dan Disiksa di Kamar Mandi Oleh 10 Tahanan
Polda Sumsel Klaim Luka...
Polda Sumsel Klaim Luka Lebam pada Tahanan Meninggal Bukan Disiksa Polisi
Tahanan Kasus Penggelapan...
Tahanan Kasus Penggelapan Tewas Dikeroyok 13 Penghuni Sel di Deliserdang
Berita Terkini
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
14 menit yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
20 menit yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
1 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
1 jam yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
2 jam yang lalu
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved