Muba buka daerah terisolir

Kamis, 07 Februari 2013 - 17:28 WIB
Muba buka daerah terisolir
Muba buka daerah terisolir
A A A
Sindonews.com - Daerah terisolir yang menghubungkan Kecamatan Lalan dengan Kecamatan Tungkal Jaya, dan Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akhirnya telah dibuka.

Hal tersebut ditandai dengan diresmikannya pembangunan Jembatan Sungai Lalan, di Desa Galih Sari, Lalan, oleh Bupati Muba H Pahri azhari, Kamis (7/2/2013).

Sebelum dibangun Jembatan Sungai Lalan, warga trans yang terdiri dari etnis Jawa, Bali, Bugis, Madura, dan Belitang (OKUT) itu, selalu menggunakan perahu getek untuk menyebrang ke kecamatan tetangga.

Sedangkan jarak yang harus ditempuh utk menuju ibu kota kabupaten terlebih dahulu memutar dan harus ke Kota Palembang. Dengan dibuka isolasi tersebut warga senang karena dapat menghidupkan aktivitas ekonomi untuk menjual hasil bumi.

Adapun Jembatan Sungai Lalan tersebut dibangun tiga tahun yang berasal dari anggaran tahun 2009, 2010, 2011 dengan total biaya Rp92 miliar. Adapun panjang jembatan 320 meter dengan lebar tujuh meter.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini warga Lalan tak hanya bisa melewati jalan laut, namun juga jalan darat untuk ke Ibukota kabupaten.

Mayoritas jalan yang ditempuh melewati jalan perusahaan perkebunan dan perusahaan migas yang merupakan jalan tanah. Waktu perjalanan yang ditempuh dari simpang gas kec tungkal jaya ke desa galih sari lalan sekira empat jam.

Dalam kesempatan itu, Camat Lalan,Tri Setiono mengatakan warganya sangat bersyukur dan senang. Ekonomi masyarakat pun bisa lebih baik.

"Disini kan ada hasil bumi, ada kelapa dan pisangg dan laiinnya. Misalkan pisang biasanya laku hanya dijual Rp15 ribu kini bisa dijual Rp40.000,” ujar Tri disela pelantikan empat kades, di Desa Galih Sari, Kamis (7/2/2013).

Meski begitu, di Lalan masih ada satu desa yang belum dialiri listrik, yakni Desa Galih Sari, meskipun tiangnya sudah tinggal api listriknya saja belum ada.

“Kita harap juga listrik di Lalan bisa hidup siang dan malam,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Muba H Pahri Azhari menjelaskan, dengan dibuka daerah tersebut diharapan seluruh warga dapat menjaga aset.

“Tolong dipelihara dan dirawat. Jangan sampai baut dan besi jembatan hilang. Harus dijaga bersama-sama,“ beber Pahri.

Untuk menunjang pembangunan di Muba, Pahri meminta agar seluruh kades amanah dan warganya membantu sehingga tugas kades semakin ringan. Apalagi, tahun 2013 ini dialokasikan dana desa Rp1 miliar 1 desa.
(rsa)
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
1 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
1 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
2 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
2 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
3 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
3 jam yang lalu
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved