Tidak berijin, enam kapal nelayan diamankan TNI AL

Sabtu, 02 Februari 2013 - 23:39 WIB
Tidak berijin, enam...
Tidak berijin, enam kapal nelayan diamankan TNI AL
A A A
Sindonews.com - Enam kapal nelayan asal Propbolinggo Jawa Timur, ditangkap aparat TNI Angkatan Laut di Perairan Fakfak Papua. Mereka ditangkap, lantaran tidak mengantongi izin operasi di wilayah tersebut.

Upaya penangkapan dipimpin Komandan Pos Angkatan Laut Fakfak Letda Letda Sulaiman dengan melibatkan masyarakat setempat. Enam kapal dengan jumlah kru sekitar tujuh puluh orang ini, diduga beroprasi dan melakukan pencurian di wilayah Fakfak selama dua puluh hari dengan hasil tangkapan sekitar dua belas ton ikan.

Namun, seorang nelayan diantaranya mengaku baru memasuki wilayah dua hari lalu. Penangkapan terhadap nelayan tersebut, bermula dari adanya laporan nelayan setempat, yang menaruh curiga dengan aktifitas nelayan luar fakfak tersebut.

Penangkapan kapal–kapal ini berada tidak jauh dari pesisir pantai, yakni hanya berjarak tidak sampai satu mil dari pesisir pantai. Kapal-kapal ini selanjutnya digiring masuk ke Pelabuhan Fakfak.

Aparat TNI Angkatan Laut hingga kini masih melakukan pemeriksaan intensif, terhadap para nelayan seluruh anak buah kapal.
(stb)
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
39 menit yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
1 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
3 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
4 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
4 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved