Wali Kota Jaksel bawa 200 personel gusur PKL
Jum'at, 01 Februari 2013 - 10:04 WIB
Wali Kota Jaksel bawa 200 personel gusur PKL
A
A
A
Sindonews.com - Wali Kota Jakarta Selatan Anas Efendi memimpin langsung penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kolong jembatan layang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Tampak sekira 200 orang personel gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kepolisian dan koramil setempat, dia terjunkan untuk melakukan penertiban.
Berdasarkan pengamatan langsung Sindonews, aksi penertiban berlangsung lancar. Tidak ada perlawanan keras dari pedagang. Bahkan, saat petugas gabungan datang, pedagang yang biasa mangkal jauh lebih sedikit.
"Kita memang harus tegas sesuai aturan, kepentingan umum harus sesuai peruntukannya," ujar Anas saat ditemui di lokasi penertiban, Toji, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (1/1/2013).
Ditambahkan dia, aksi gabungan kali ini, bukan hanya sekali dilakukan. Bulan sebelumnya, petugas juga telah melakukan penertiban. Namun, tak lama kemudian para PKL itu kembali datang.
"Langkah selanjutnya kita minta kepada pegagang agar tidak menjual di tempat yang telah ditentukan," tukasnya.
Dalam penertiban itu, petugas gabungan mengangkut semua barang dagangan para pedagang. Barang-barang itu, dibawa dengan menggunakan dua truk besar yang sudah disiapkan.
Tampak sekira 200 orang personel gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kepolisian dan koramil setempat, dia terjunkan untuk melakukan penertiban.
Berdasarkan pengamatan langsung Sindonews, aksi penertiban berlangsung lancar. Tidak ada perlawanan keras dari pedagang. Bahkan, saat petugas gabungan datang, pedagang yang biasa mangkal jauh lebih sedikit.
"Kita memang harus tegas sesuai aturan, kepentingan umum harus sesuai peruntukannya," ujar Anas saat ditemui di lokasi penertiban, Toji, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (1/1/2013).
Ditambahkan dia, aksi gabungan kali ini, bukan hanya sekali dilakukan. Bulan sebelumnya, petugas juga telah melakukan penertiban. Namun, tak lama kemudian para PKL itu kembali datang.
"Langkah selanjutnya kita minta kepada pegagang agar tidak menjual di tempat yang telah ditentukan," tukasnya.
Dalam penertiban itu, petugas gabungan mengangkut semua barang dagangan para pedagang. Barang-barang itu, dibawa dengan menggunakan dua truk besar yang sudah disiapkan.
(san)