Curah hujan tinggi, warga takut DBD

Jum'at, 01 Februari 2013 - 05:30 WIB
Curah hujan tinggi,...
Curah hujan tinggi, warga takut DBD
A A A
Sindonews.com - Kembali tingginya curah hujan di wilayah Empatlawang menimbulkan kekhawatiran akan merebaknya penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) serta jenis penyakit lainnya seperti diare dan malaria.

Mengingat saat ini kondisi cuaca sering tidak menentu, bahkan terkadang hujan turun seharian. Kondisi tersebutlah yang menjadi kekhawatiran warga akan merebaknya penyakit khususnya yang menyerang anak-anak.

Seperti diungkapkanTaslim, warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi. Menurutnya, cuaca yang tidak menentu tersebut, membuat mereka selaku orang tua khawatir akan kesehatan anak-anak mereka khususnya yang masih tergolong balita.

Untuk itu menurutnya, mereka berharap kepada pihak terkait untuk melakukan aksi penanggulangan atau pencegahan seperti melakukan fogging, untuk mencegah penyebaran nyamuk penyebab demam berdarah.

“Yang paling kami khawatirkan itu demam berdarah, kalau diare tergantung pola makan dan minum yang kita berikan, tapi kalau DBD kita nggak tau kapan kenanya,” ujarnya, Kamis 31 Januari 2013.

Dia mengatakan aksi penyemprotan dikawasan tersebut sudah sangat lama sekali tidak dilakukan. Padahal menurutnya tidak sedikit warga yang berharap agar kembali dilakukan penyemprotan.

Apalagi menurutnya kawasan tersebut termasuk kawasan padat penghuni sehingga jika ada yang sudah terkena, dikhawatirkan akan cepat menyebar.

“Kalau nggak salah pertengahan tahun lalu masih musim kemarau ada penyemprotan, selama memasuki musim hujan ini belum ada,”ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Empatlawang, Khoirullah menyampaikan kondisi cuaca yang tidak menentu ataupun musim pancaroba memang sangat berpengaruh kepada penyebaran penyakit tertentu seperti DBD.

Untuk itu menurutnya semua pihak termasuk warga dan anggota keluarga masing-masing harus waspada dan terus melakukan pola hidup sehat.

Pihaknya akan terus melakukan upaya penanggulangan termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat dan menginformasikan sistem penyebaran jenis penyakit. Sehingga masyarakat juga bisa mengantisipasi hal tersebut.

“Akan terus kita upayakan, termasuk menyiagakan paramedis dan obat-obatan dan yang pasti kepedulian masyarakat akan pola hidup sehat juga menjadi hal utama,” jelasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Peran Masyarakat dalam...
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga dari Ancaman DBD
Takeda dan Alodokter...
Takeda dan Alodokter Berkolaborasi Melawan DBD di Indonesia
Angkak dan Sari Kurma...
Angkak dan Sari Kurma Bantu Trombosit Pasien DBD Naik? Ini Faktanya!
Saat Pendemi Covid-19,...
Saat Pendemi Covid-19, Ratusan Anak di Blitar Terserang DBD
Kolaborasi Kemenkes...
Kolaborasi Kemenkes dan Takeda Edukasi Pencegahan Dini untuk Tangkal DBD
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
38 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
56 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved