Korsleting listrik, SMP N 2 Salam terbakar

Selasa, 29 Januari 2013 - 19:32 WIB
Korsleting listrik,...
Korsleting listrik, SMP N 2 Salam terbakar
A A A
Sindonews.com - Ruang keterampilan dan studio musik SMP N 2 Salam, Kabupaten Magelang ludes terbakar. insiden yang diduga akibat konsleting listrik tersebut terjadi, sekira pukul 03.00 WIB.

Seorang penjaga sekolah, ikhsan (42) mengatakan, saat kejadian dia sedang berada di bagian selatan sekolah. Sedangkan temannya, Supriyanto tengah tertidur di tangga sekolah yang berajark sekira tiga meter dari ruang keterampilan.

“Tiba-tiba Supriyanto berteriak sambil lari mengabarkan adanya ruang yang terbakar,” katanya, Selasa (29/1/2013).

Keduanya kemudian segera menuju ruang keterampilan untuk memadamkan api. Namun, api semakin membesar dan sudah mencapai atap ruangan.

"Kami berusaha membuka pintu dan jendela tapi tidak bisa. Karena api semakin besar, kami meminta tolong warga desa sekitar," imbuh Ikhsani.

Salah satu dari mereka pun meminta pertolongan kepada warga yang bermikim di dekat lokasi. Dengan meminjam diesel penyedot air dan peralatanmanual, warga bergotong royong memadamkan api.

"Sekira pukul 04.30 WIB petugas pemadam kebakaran datang tapi api sudah mengecil. Api baru benar-benar padam pukul 05.00 WIB," lanjutnya.

Kepala Sekolah SMPN 2 Salam, Bakrodin mengungkapkan, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekira Rp250 juta. Selain bangunan gedung yang rusak, berbagai peralatan seni seperti alat musik band, seragam kesenian, serta beberapa mesin jahit.

"Terakhir dipakai oleh siswa untuk bermain musik, (Senin 28 Januari 2013) kemarin. Saat ini kami sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang. Kami berharap ada tindak lanjut yang segera dilakukan sehingga tidak mengganggu kegiatan esktrakurikuler siswa," ujarnya.

Sementara PLt Disdikpora, Eko Triyono menyampaikan, pihaknya sudah menerima laporan dari SMPN 2 Salam. Dalam waktu dekat akan dibuat laporan kepada Bupatiuntuk segera menentukan sikap atas insiden tersebut.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh warga sekolah untuk sementara ini agar tidak mendekati lokasi kebakaran karena berbahaya," paparnya.

Eko meminta pihak sekolah maupun warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kebakaran.

"Jangan hanya waspada mengunci pintu saja, tapi juga mencermati instalasi listrik yang sudah tua, atau rangkaian kabel yang kurang penuhi standar. Kami berharap, ini adalah kebakaran yang terakhir," tandasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
40 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
1 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved