Longsor, jalur Payung-Pujon macet total

Rabu, 23 Januari 2013 - 21:06 WIB
Longsor, jalur Payung-Pujon...
Longsor, jalur Payung-Pujon macet total
A A A
Sindonews.com - Arus lalu lintas di Jalan Raya Payung Songgoriti-Pujon Kabupaten Malang macet selama empat jam. Penyebabnya badan jalan tertutup material longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kota Batu, Kun Mardiana menjelaskan, tebing bukit yang longsor bertempat di kawasan Payung II. Atau dekat Coban Ketak.

Menurut dia, kali ini material longsor berupa kerikil dan batu besar serta tanah liat bercampur pasir.

"Seminggu lalu tinggi longsor hanya 10 meter. Lebarnya 5-8 meter. Tapi kali ini lebih tinggi dan lebih lebar. Seluruh material longsor menutup badan jalan Payung Songgoriti. Akibatnya kendaaran dari dua arah macet total," jelas Kun Mardiana di lokasi, Rabu (23/1/2013).

Untuk membersihkan material longsor, BPBD Kota Batu dibantu regu PMK dan mendatangkan mesin buldozer dari Dinas Pengairan dan Bina Marga Kota Batu.

Setelah material longsor disingkirkan, regu PMK Kota Batu menyemprot badan jalan. Untuk membersihkan lumpur yang melekat di aspal jalan.

"Hujan menguyur Kota Batu sejak pukul 15.30. Intensistasnya sangat tinggi. Kondisi tebing di Coban Ketak memang kita prediksikan akan longsor. Karena tidak ada akar pohon yang menahan tanah," jelas dia.

Menurut Kun Mardiana, arus kendaraan dari dua arah. Baru bisa dibuka sekitar pukul 20.00.

"Imbauan kita. Seluruh pengendara motor dan pengemudi mobil berhati-hati saat melintas di Payung Songgoriti. Karena tebingnya mudah longsor," pesannya.

Kasat Lantas Polres Batu, AKP I Gusti Made Merta menyatakan, untuk menghindari antrian panjang di dekat lokasi bencana. Polisi sudah memasang rambu-rambu peringatan bahaya longsor di perempatan Jalan Trunojoyo, Kota Batu.

"Papan pengumuman rambu lalu lintas sudah kita pasang di perempatan jalan Trunojoyo sejak pukul 17.30. Kendaraan kecil kita lewatkan jalur alternatif di Jalan Klemuk Songgoriti. Arus lalu lintas mulai dibuka kembali pukul 20.00," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
Pacu Jalur, Olahraga...
Pacu Jalur, Olahraga Tradisional Riau yang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved