BPN prioritaskan sertifikasi tiga golongan

Selasa, 22 Januari 2013 - 22:23 WIB
BPN prioritaskan sertifikasi...
BPN prioritaskan sertifikasi tiga golongan
A A A
Sindonews.com - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi memprioritaskan sertifikasi tanah bagi tiga golongan masyarakat di tahun ini. Pasalnya, ribuan tanah warga belum tersertifikasi, karena terkendala masalah ekonomi.

Tiga golongan yang diprioritaskan dan dipermudah dalam sertifikasi tanah itu diantaranya, masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, masyarakat berpenghasilan rendah dan masyarakat pinggiran.

“Saat ini, BPN masih melakukan pendataan kepada tiga golongan itu,” kata Budi, Selasa (22/1/2013).

Budi Suryanto mengatakan, untuk mendukung program tersebut, BPN sudah berkordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS), untuk mengetahui secara pasti berapa jumlah warga yang terkatagori tiga golongan tersebut.

"Selain prona (proyek nasional), prioritas tiga golongan masyarakat ini akan mempermudah masyarakat biasa untuk mendapat sertifikat tanah. Karena, hampir ribuan masyarakat Bekasi belum mengsertifikasi tanahnya," ujarnya.

Menurut Budi, pada tahun 2013 ini, BPN menargetkan sertifikat gratis bagi masyarakat tidak mampu, dengan target harus mencapai 5.250 lembar.

“Untuk menembus target tersebut, BPN juga akan berkoordinasi dengan seluruh aparatur desa,” ungkapnya.

Terlepas dari program tiga golongan, lanjutnya, tahun ini juga BPN terus menyelaraskan Proyek Nasional Agraria (PRONA) pertanian dengan sektor koperasi.

“Namun, diperkirakan angka atau levelnya tetap di posisi lima ribu bidang tanah,” katanya.

Budi menyebutkan, pada 2012 lalu, BPN menyelesaikan sekitar 60 ribu pemohon sertifikasi tanah. Jumlah tersebut diketahui juga meningkat signifikan jika dibandingkan pada 2011 lalu.

Sehingga, ditahun 2013 ini program itu harus berjalan lebih dari targetan.

"Peningkatan ini kemungkinan akibat jumlah penduduk yang semakin meningkat di Kabupaten Bekasi setiap tahunya," ungkapnya.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mustakim meminta pihak BPN bisa berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dalam program sertifikasi tiga golongan ini.

"Kordinasi ini, agar program itu bisa tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan," katanya.

Mustakim mengakui, di Kabupaten Bekasi memang banyak tanah kepemilikan warga yang belum bersertifikat.

Penyebabnya, karena minim pengetahuan dan faktor ekonomi.

"Bupati Bekasi harus ikut mendukung program dari BPN ini," tandasnya.
(stb)
Berita Terkait
PPKM Darurat, KUA Kabupaten...
PPKM Darurat, KUA Kabupaten Bekasi Tutup Layanan Daftar Nikah
Pengadilan Negeri Cikarang...
Pengadilan Negeri Cikarang Gelar Sidang di Tempat Periksa Pasar Induk Cibitung
Danrem 051/Wijayakarta...
Danrem 051/Wijayakarta Resmikan Gedung Baru Koramil 05 Cibitung
Tata Mal Pelayan Publik,...
Tata Mal Pelayan Publik, Bekasi Anggarkan Rp2,9 Miliar
Inspektorat Bekasi Klaim...
Inspektorat Bekasi Klaim Selamatkan Uang APBD 2019 Senilai Rp1,5 Miliar
Cegah Corona, PLN UP3...
Cegah Corona, PLN UP3 Cikarang Minta Pelanggan Lakukan Baca Meter Mandiri
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved