3 rumah warga terseret arus Sungai Bengawan Solo

Minggu, 20 Januari 2013 - 22:22 WIB
3 rumah warga terseret...
3 rumah warga terseret arus Sungai Bengawan Solo
A A A
Sindonews.com - Sebanyak tiga rumah amrol terbawa terseret tebing Sungai Bengawan Solo, di antaranya rumah milik Tuminah (65), Sarjiman (40), dan Teguh Jiwandono (35), di Kelurahan Jetak, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, ambrol.

Rumah Tuminah dihuni tujuh orang. Rumah Sarjiman dihuni enam orang. Sedangkan, rumah Teguh Jiwandono dihuni lima orang. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Bagian dapur dan kamar mandi rumah milik Tuminah hancur. Puing-puing bangunannya terlihat masuk ke Sungai Bengawan Solo. Untuk menghindari kerusakan lebih parah, warga bergotong-royong membongkar bagian belakang rumah Tuminah yang berdinding tembok berukuran 6 meter x 15 meter tersebut.

Begitu pula, bagian belakang rumah milik Teguh Jiwandono dan Sarjiman terlihat ambrol. Puing bangunan dan perabotan ikut terseret longsor dan masuk ke sungai. Rumah Teguh Jiwandono berdinding kayu dengan ukuran 6 meter x 12 meter. Sedangkan, rumah Sarjiman berdinding kayu dan tembok berukuran 9 meter x 8 meter.

Menurut Teguh Jiwandono, tebing Sungai Bengawan Solo tiba-tiba longsor. Tebing yang longsor sepanjang 30 meter dengan kedalaman lima meter. "Bagian dapur dan kandang ambrol terbawa longsor," ujarnya.

Teguh mengatakan, untuk sementara ia dan keluarganya akan menginap di rumah salah seorang kerabatnya. Ia khawatir, longsor tebing Sungai Bengawan Solo itu akan melebar dan menghancurkan seluruh bangunan rumahnya.

"Saya belum tahu selanjutnya bagaimana. Tetapi, saya berharap bisa segera pindah dari lokasi ini," ungkapnya.

Menurut Marjuki (45), salah seorang keluarga Tuminah mengaku, terpaksa membongkar bagian belakang rumah karena khawatir akan terjadi longsor susulan.

"Untuk sementara, kami akan mengungsi ke lokasi yang lebih aman," ujar Marjuki.

Selain tiga rumah tersebut, ratusan rumah warga lainnya di dekat Sungai Bengawan Solo juga terancam terkena longsoran tebing Sungai Bengawan Solo. Kondisi tanah di sepanjang tebing Sungai Bengawan Solo itu labil dan sewaktu-waktu mudah longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro Kasiyanto menyatakan, belum mendapatkan laporan resmi dari pihak kecamatan terkait kejadian tiga rumah warga yang ambrol tersebut.

"Saya belum mendapatkan laporan dari kecamatan," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya tidak bisa langsung bertindak menolong warga yang rumahnya ambrol tersebut, sebelum ada laporan dari kecamatan. Hal itu, kata dia, diatur dalam Peraturan Bupati Bojonegoro Nomor 14 Tahun 2011 tentang Penanggulangan Bencana.
(mhd)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
29 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
40 menit yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved