23 Nelayan disandera, DPRD Sibolga belum bersikap

Jum'at, 18 Januari 2013 - 19:06 WIB
23 Nelayan disandera,...
23 Nelayan disandera, DPRD Sibolga belum bersikap
A A A
Sindonews.com - DPRD Kota Sibolga belum dapat mengambil sikap serta langkah-langkah soal pembakaran kapal dan penyanderaan 23 Anak Buah Kapal (ABK) asal Sibolga di wilayah perairan Aceh Selatan, provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

Pasalnya, pihak DPRD setempat sampai hari ini belum juga ada laporan dari pihak-pihak yang berkompeten soal itu.

“Kita belum tahu soal itu dan pengaduan ke DPRD juga belum ada sampai sekarang ini,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, Imran Sebastian Simorangkir menjawab SINDO, Jumat (18/1/2013).

Atas dasar itu ungkap Imran, pihaknya tidak dapat memastikan apa tindakan dan langkah-langkah yang bisa mereka perbuat, kecuali pihak terkait yang tertimpa musibah datang membuat pengaduan ke DPRD Kota Sibolga.

“Kalau pengaduan itu ada, baru kita bisa bertindak dan bisa mengomentarinya,” tuturnya.

Namun, Imran memastikan akan mencari tahu kebenaran informasi pembakaran dan penyanderaan 23 ABK kapal di wilayah Aceh Selatan, Provinsi NAD tersebut, guna selanjutnya dapat mengundang seluruh stake holder terkait untuk membahasnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori juga mengaku belum tahu dengan musibah itu, sehingga belum dapat bertindak dan mengambil langkah-langkah.

“Pengaduan masyarakat juga ke DPRD kota Sibolga belum ada soal itu sampai sekarang ini,” imbuh Jamil.

Sebelumnya, sebanyak 23 ABK kapal ikan jaring Murami yang disebut-sebut selama ini bertangkahan di TPI Sibolga (bukan PPN seperti yang diinformasikan sebelumnya) dikabarkan disandera oleh panglima laut dan warga di wilayah perairan Aceh Selatan. Bahkan kapal yang mereka tumpangi dibakar.

Sementara itu, satu unit kapal lainnya dengan ukuran lebih kecil berbobot 10GT, disebut-sebut bersandar di dermaga PISI di kota Sibolga juga belum diketahui kabar beritanya, apakah ABK kapal tersebut mengalami hal serupa atau tidak. Sebab dikabarkan kapal tersebut juga turut dikejar oleh panglima laut dan warga saat melakukan penangkapan ikan di wilayah Aceh tersebut.

“Kita belum dapat komunikasi perkembangan soal itu,” kata Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Sibolga, Letnan Kolonel (Letkol) Laut (P) Ivan Gatot singkat yang dihubungi melalui Pasi Intel Kapten (E) Arief Subaedi.
(rsa)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
7 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
23 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
42 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
48 menit yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 23 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved