Kasus PMS di Mura menurun

Jum'at, 18 Januari 2013 - 15:01 WIB
Kasus PMS di Mura menurun
Kasus PMS di Mura menurun
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura), Sumatera Selatan, mencatat terjadi penurunan kasus penyakit menular seksual (PMS).

Kendati begitu, DInas Ksehatan (Dinkes) Mura mulai khawatir karena terjadi pegegeseran kasus penyebaran PMS di dua kecamatan.

Dua kecamatan yang dijangkiti PMS yakni Kecamatan Karang Jaya dan Kecamatan Nibung. Kedua wilayah Kecamatan ini awalnya tak termasuk kategori wilayah yang disinyalir sebagai lokasi beresiko (PMS).

"Tahun ini justru ada di Kecamatan Karang Jaya dan Kecamatan Nibung, kami juga heran. Padahal daerah ini tidak termasuk daerah beresiko tinggi PMS," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mura, Tjahyo Kuntcoro melalui Kasi Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Nasrul, JUmat (18/1/2013).

Dinkes mencatat, tahun 2012 alami penurunan kasus PMS dibanding tahun 2011. Hanya enam kasus dan masuk ranking 12 dari 29 penyakit menular yang ada di Mura. Paling banyak Kecamatan Karang Jaya terdapat dua kasus, di Nibung ada dua kasus, Megang Sakti dan Muara Lakitan masing-masing satu kasus.

"Jumlah ini turun dibanding tahun 2011 yang mencapai 55 kasus. Terbanyak di wilayah Kecamatan Sukakarya yakni 28 kasus, lalu Petuah Negeri sebanyak 10 kasus. Nah ditahun 2011, Kecamatan Karang Jaya dan Kecamatan Nibung tidak masuk,"sebut dia.

Dinkes secara keseluruhan belum mengumpulkan data-data warga yang terkena kasus PMS. Jadi belum diketahui, apakah penyebab kasus PMS tersebut dan siapa yang terjangkit.

"Kita baru sebatas pengumpulan data secara umum," tegasnya.

Terpisah, Petugas Pengamat Penyakit (Surveilans) Puskesmas Kecamatan Karang Jaya, Mirwan mengungkapkan, pihaknya berupaya mengumpulkan data-data atas temuan PMS diwilayah tersebut. Disinyalir lokasi persinggahan supir tembak berpindah ke wilayah Kecamatan Sukakarya.

"Tadinya kita menganggap wilayah kita aman dari PMS. Atas temuan ini, kita akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya yang tinggal diakses jalan perlintasan," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved