Penyebaran HIV/AIDS di Wajo mengkhawatirkan

Kamis, 17 Januari 2013 - 18:49 WIB
Penyebaran HIV/AIDS...
Penyebaran HIV/AIDS di Wajo mengkhawatirkan
A A A
Sindonews.com - Dalam kurun waktu 2011-2012, Kabupaten Wajo menduduki peringkat ke tiga penyebaran virus HIV/AIDS di Sulsel setelah kota Makassar dan Bulukumba. Sejak tahun 2002 hingga 2012 jumlah penderita mencapai 175 orang.

"Seperti tahun 2011 Wajo lalu, ditahun 2012 Wajo masih berada di urutan ke tiga setelah makassar dan Bulukumba penyebaran AIDS Se Sulsel," kata Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids ( KPA ) Kabupaten Wajo Azis Zulkarnaen kepada SINDO, Kamis (17/1/2013).

Wakil Bupati Wajo yang juga Ketua Pelaksana Harian KPA Wajo, Amran Mahmud mengatakan, kendati berada di urutan ketiga, namun itu merupakan keberhasilan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dalam menngungkap banyak kasus.

"Keberhasilan yang dimaksud termasuk dalam pendekatan memancing
masyarakat memeriksaakan diri, serta usaha-usaha komponen yang ada
untuk bisa melakukan sosialisasi," katanya.

Program Officer Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Wajo Muchlis Mammi, mengatakan peringkat ketiga yang disandang Wajo bukan berarti daerah inilah yang terbanyak penderita Aids.

"Artinya data yang ada sekarang adalah tiga terbanyak bukan berarti kitalah yang terbanyak, kabupaten lain juga mungkin lebih banyak dari kita tapi mungkin mereka tidak terlalu aktif dalam pencarian," katanya Kamis (17/1/2013).

Seperti di beritakan SINDO, HIV/AIDS telah merenggut enam nyawa di Kabupaten Wajo sepanjang tahun 2012. Berdasarkan data dalam kurun waktu tiga tahun terakhir 26 penderita HIV Aids di Wajo meninggal.

Rinciannya tahun ditahun 2010 tercatat ada 10 penderita yang meninggal, begitu juga di tahun 2011 sebanyak 10 orang yang dinyatakan terjangkit AIDS meninggal. Sementara tahun 2012 tercatat 6 penderita meninggal.

Data di KPA Wajo menyebutkan, penderita AIDS terus bertambah hingga total penderita dalam kurun waktu 10 tahun terakhir sebanyak 175 orang.
(ysw)
Berita Terkait
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
8 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
8 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
9 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
10 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
12 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
12 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved