Bawa revolver, petani digelandang

Kamis, 17 Januari 2013 - 00:43 WIB
Bawa revolver, petani...
Bawa revolver, petani digelandang
A A A
Sindonews.com - Nayan (42), warga Desa Benteng, Kecamatan Sarolangun, Provinsi Jambi, ditangkap aparat Satuan Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Musi Rawas dan Polsek Rawas Ulu. Pasalnya, pria yang berpofesi sebagai petani ini tertangkap tangan membawa senjata api (senpi) jenis rakitan.

Saat itu, tersangka tertangkap tangan membawa senpi saat polisi mengelar razia di jalan raya tepatnya di Jalan Poros, Desa Sungai Lanang sekitar pukul 16.00 WIB.

Tersangka sedang asik mengendarai sepeda motor tidak mengetahui jika polisi mengelar razia. Oleh petugas laju kendaraan sepeda motor tersangka dihentikan untuk pemeriksaan surat-surat kendaraan.

Namun, polisi mencurigai ketika rekan tersangka kabur ketika sepeda motor dihentikan. Lalu petugas melakukan pemeriksaan dan terlihat senpi yang dimiliki tersangka. Sontak petugas langsung mengamankan senpi tersebut. Hingga kini rekan tersangka masih diburu karena identitas sudah diketahui.

"Tersangka ini bersama seorang rekannya mengendarai sepeda motor. Kebetulan anggota ada yang curiga dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya dari balik baju tersangka terselip senpi dipinggangnya," jelas Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Mura, AKBP M Barly Ramadhani, Rabu (17/1/2013).

Oleh petugas, tersangka langsung diamankan beserta barang bukti sepucuk senpi rakitan jenis revolver beserta amunisi aktif lima butir standar milik Polri.

"Satu rekannya lagi kabur saat akan dinaikan ke atas mobil. Dia (tersangka) berboncengan dari arah Rawas Ulu hendak ke arah Nibung," jelas dia.

Barly menambahkan, aparat masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan senpi tersebut dan apakah senpi tersebut digunakan tersangka dalam aksi kejahatan.

Karena, lanjutnya, membawa senpi apapun jenisnya tanpa memiliki dokumen kepemilikan resmi dari aparat kepolisian jelas tindak pidana.

Sementara itu, tersangka Nayan saat diinterogasi mengaku, senpi tersebut dibelinya dengan harga Rp1.500.000, dari seorang temannya.

“Senpi itu buat jaga-jaga. Sebab perlintasan akses jalan di lokasi tersebut rawan sehingga ketika berpergian selalu dibawanya,” pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Propam Gelar Pemeriksaan...
Propam Gelar Pemeriksaan Senjata Api Polisi di Polres Tegal
Pemusnahan 432 Puncuk...
Pemusnahan 432 Puncuk Senjata Api Rakitan Hasil Operasi Senpi di Sumsel
Polda Sumsel Musnahkan...
Polda Sumsel Musnahkan 532 Senjata Api Rakitan Laras Panjang dan Pendek
Jadi Perakit Senjata...
Jadi Perakit Senjata Api Sejak 2014 Tahun, Sabtudin Baru Ditangkap
Rakit Senpi Ilegal,...
Rakit Senpi Ilegal, Guru SMP Swasta di Malang Diamankan Polda Jatim
Kesal Selalu Campuri...
Kesal Selalu Campuri Urusan Rumah Tangganya, Menantu Letuskan Senpi ke Mertua
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
Gertak Putin, Biden...
Gertak Putin, Biden Bawa Koper Nuklir Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved