DIY hanya punya 2 rangkaian kereta diesel

Selasa, 15 Januari 2013 - 15:40 WIB
DIY hanya punya 2 rangkaian...
DIY hanya punya 2 rangkaian kereta diesel
A A A
Sindonews.com - Keinginan para pengguna Kereta Api Prambanan Ekspress (pramekers) terkait penambahan rute Prameks sulit terealisasi. Pasalnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 6 Yogyakarta, tidak memiliki armada yang cukup.

“Kita hanya memiliki dua set KRDE (Kereta Rel Diesel Elektrik) dan KRD (Kereta Rel Diesel),” jelas Asisten Maneger Humas PT KAI daops 6 Yogyakarta Kuswardoyo, Selasa (15/1/2013).

Menurutnya, dari dua rangkaian yang ada, hanya satu yang dijalankan. Satunya dipakai untuk cadangan dan disimpan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi jika kereta yang dijalankan mogok atau menjalani perawatan.

Pada 2011, ada 21 trip perjalanan kereta dari Solo-Yogyakarta. Namun jumlah ini menyusut di 2012 yang tinggal 13 rute. Pasca kecelakaan prameks di bulan November rute, kembali berkurang dan kini tinggal enam rute.

“Kita tidak memiliki sarana,” tegasnya.

Sebenarnya para pramekers bisa memanfaatkan kereta lain yang melewati rute yang sama. Diantaranya kereta Sri Wedari, ataupun kereta api Mantab Jaya. Hanya saja tarifnya memang berbeda dengan taris bisnis yang ada pada prameks.

Untuk pengadaan, ujar Kuswardoyo, pihaknya tidak memiliki kewenangan. Peremajaan dan penambahan armada merupakan domain dari pemerintah. PT KAI berharap ada penambahan armada, agar okupansi penumpang kembali meningkat.

“Maguwo Ekpress masih dalam perbaikan, dan dikerjakan oleh Inka,” pungkasnya.

Diketahui, hari ini, komunitas Pramekers Jogjakarta (KPJ), menemui Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono. Mereka mengeluhkan rute prameks yang menurun pasca kecelakaan lalu.
(rsa)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Pembebasan Lahan Rel...
Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Pangkep Ditarget Rampung 2 Bulan
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
6 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
9 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
9 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
10 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
10 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
11 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved