Pilot Garuda terbangkan pesawat di usia 65 tahun

Jum'at, 11 Januari 2013 - 06:04 WIB
Pilot Garuda terbangkan...
Pilot Garuda terbangkan pesawat di usia 65 tahun
A A A
Sindonews.com - Untuk pertama kali Indonesia mencatat pilot yang batas usianya maksimal sampai 65 tahun. Pilot yang berhasil memecahkan rekor tersebut adalah pilot maskapai Garuda Indonesia, yakni Shadrach M Nababan. Tepat disaat hari ulang tahunnya, dia terakhir kali bertugas sebagai pilot.

Pesawat yang diterbangkan Shadrach diujung tugasnya itu adalah Airbus 330 dari Melbourne ke Jakarta. Ketika landing di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dirinya langsung mendapat sambutan dari keluarga dan perusahaan tempat dirinya bekerja.

Bahkan dirinya diboyong ke kantor Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta untuk mendapat pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), setelah mendapat kalungan bunga dari Garuda Indonesia.

Shadrach M Nababan yang lahir di Butar, Tapanuli pada 10 Januari 1948 itu, memulai karirnya di dunia penerbangan pada 29 Oktober 1971. Hingga kemarin, dirinya tercatat telah menerbangkan pesawat dengan jam terbang mencapai 16.807. Hampir seluruh pesawat telah diterbangkan oleh dirinya.

“Penghargaan juga sudah pernah dia dapatkan dalam kategori 10.000 jam terbang. Ini merupakan yang pertama kali di Indonesia, makanya tercatat di MURI,” ujar Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia, Iksan Rosan di Tangerang, Kamis (10/1/2013).

Sementara itu, Shadrach mengatakan, peristiwa hari ini harap dimaknai sebagai tonggoak bangkitnya penerbangan Indonesia. “Kami para pilot Indonesia setara dengan orang asing. Saya berterimakasih kepada perusahaan dan terutama keluarga saya yang sudah memberikan pengertian terhadap pekerjaan ini,” terang Shadrach.

Dia melanjutkan, berkarir sebagai pilot di Garuda Indonesia lebih banyak suka daripada dukanya. “Sukanya pesawatnya baru terus, artinya setiap akan terbang pesawatnya ganti, awaknya pun sama selalu berganti, rute berbeda. Selalu banyak yang baru, sehingga membuat kita enjoy,” ungkapnya.

Sedangkan dukanya, menurut dia jika ada permasalahan teknis. “Kalau ada masalah teknis cuaca, itu dukanya. Tapi saya bersyukur semua bisa ditanggulangi dengan baik,” terangnya.

Dia juga menyatakan, tidak mengalami kesulitan meski selalu ada pesawat baru yang harus diterbangkannya. Justru, menurut dia, saat ini banyak pesawat yang dilengkapi dengan alat bantu, sehingga dapat memudahkan pilot.

“Berbeda dengan pesawat F28 dan F27, ketika itu masih sangat sederhana, sehingga pilot harus menghitung. Saat ini sangat canggih, karena dilengkapi dengan computerized,” sambungnya.

Ditanya setelah pensiun, apa yang akan dilakukannya. Dia mengatakan, dirinya akan tetap mengabdi untuk menjadi pengajar generasi muda Indonesia. “Saya tidak tertarik bekerja kepada penerbangan asing. Saya ingin mengajar agar minimal pilot Indonesia setara dengan pliot asing,” tutupnya.
(san)
Berita Terkait
Syarat Wajib PCR Maskapai...
Syarat Wajib PCR Maskapai Udara Dikeluhkan, Penumpang Jadwal Ulang Penerbangan
Kemenhub Izinkan Maskapai...
Kemenhub Izinkan Maskapai Sesuaikan Tarif Penerbangan
Maskapai TransNusa Layani...
Maskapai TransNusa Layani Penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur
Jelang Pembukaan Kembali...
Jelang Pembukaan Kembali Pintu Internasional di Bali
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
5 menit yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
26 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved