Ombak 3 meter, ribuan nelayan Garut berhenti melaut

Kamis, 10 Januari 2013 - 17:56 WIB
Ombak 3 meter, ribuan...
Ombak 3 meter, ribuan nelayan Garut berhenti melaut
A A A
Sindonews.com - Ribuan nelayan di pesisir Pantai Selatan Garut, Jawa Barat (Jabar), berhenti menangkap ikan ke tengah laut. Buruknya kondisi cuaca, memaksa para nelayan di kawasan pantai Pameungpeuk, Caringin, Cibalong, Rancabuaya, dan Santolo, berhenti mencari nafkah sementara waktu.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Garut Lukman Nurhakim mengatakan, keputusan para nelayan untuk berhenti mencari ikan ini disebabkan karena gelombang air laut tinggi. Ketinggian gelombang, kira-kira mencapai tiga meter.

“Kondisi cuaca seperti ini kurang lebih sudah terjadi sejak satu minggu terakhir. Beberapa hari kemarin, para nelayan masih bisa memaksakan diri mencari ikan. Namun sejak pagi dini hari tadi para nelayan tidak bisa berangkat karena gelombang airnya tinggi,” kata Lukman saat dihubungi, Kamis (10/1/2013).

Menurut Lukman, buruknya kondisi di lautan tidak lepas dari adanya angin barat yang datang lebih awal dari biasanya. Seharusnya, embusan angin barat muncul pada Februari atau Maret mendatang.

“Tapi ini di Januari anginnya sudah muncul dari biasanya. Embusannya sangat kencang. Para nelayan enggan pergi ke tengah laut karena takut perahunya terbalik karena kencangnya angin dan kerasnya gelombang,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, ungkap Lukman, para nelayan hanya bisa menangkap ikan di pinggiran pantai saja. Itu pun dilakukan bukan dengan perlengkapan lengkap berikut perahu, melainkan dengan cara tradisional, yakni memancing.

"Pasti hasilnya (tangkapan ikan) akan sangat bebeda dengan biasanya. Ikan yang diperoleh bisa dihitung dengan jari. Hal in jelas membuat pendapatan nelayan menurun sangat drastis. Bahkan ada yang tidak melaut sama sekali," kata Lukman.

Biasanya pada musim biasa, para nelayan bisa memperoleh hasil tangkapan yang dirupiahkan bisa mencapai Rp200 hingga Rp300 ribu per hari. Terlebih jika musim udang, cumi dan sontong, nelayan mampu meraup pendapatan hingga Rp1 juta per hari.

"Namun saat ini tidak sama sekali. Nelayan hanya bisa menunggu perahu saja setiap harinya. Sebagai gantinya, ada sebagian nelayan yang memilih menggarap pertanian untuk sementara waktu sampai cuaca kembali normal," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakanla) Kabupaten Garut Hermanto mengatakan, hingga Januari ini belum ada tangkapan ikan dari nelayan Garut. Hal ini, kata dia, akan sangat berpengaruh terhadap pasokan ikan lokal di Kabupaten Garut.

"Memang biasa, kalau stok berkurang kami mencari ke wilayah lain, dan begitu pun sebaliknya. Mudah-mudahan Maret nanti para nelayan bisa kembali melaut seperti biasanya," tukasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Ombak 4 Meter Hantam...
Ombak 4 Meter Hantam Pantai Baron, Lima Kapal Nelayan Rusak
Gelombang Tinggi, Nelayan...
Gelombang Tinggi, Nelayan Kenjeran Surabaya Memilih Tidak Melaut
BMKG : Waspada! Gelombang...
BMKG : Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Kepulauan Talaud
Gelombang Laut Tinggi,...
Gelombang Laut Tinggi, Nelayan Takalar Takut Melaut
Potensi Gelombang Tinggi...
Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, BMKG Imbau Nelayan Waspada
Gelombang Laut Tinggi,...
Gelombang Laut Tinggi, Pasokan Ikan di Natuna Menurun
Berita Terkini
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
1 jam yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
1 jam yang lalu
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
1 jam yang lalu
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
2 jam yang lalu
Perkuat Basis Elektoral...
Perkuat Basis Elektoral melalui Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat di Sulsel, Perindo Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan
2 jam yang lalu
Kunjungi Candi Prambanan,...
Kunjungi Candi Prambanan, Prabowo Pamerkan Mahakarya Peradaban Dunia ke PM Modi
3 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved