Batu Prasasti Sebaluh dirusak oknum

Rabu, 09 Januari 2013 - 21:26 WIB
Batu Prasasti Sebaluh...
Batu Prasasti Sebaluh dirusak oknum
A A A
Sindonews.com - Sebuah batu prasati di Punden Sebaluh atau di makam mbah Ageng Hajar Seguh, di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang ditemukan dalam kondisi rusak parah.

Kordinator juru kunci benda purbakala wilayah Malang Raya, Hariyoto menyatakan, batu prasasti yang terdapat di Punden Sebaluh itu diperkirakan ditulis oleh Empu Sendok pada abad 8-9 masehi atau ditahun 800 silam.

Batu prasasti yang ada di Punden Sebaluh itu, seumuran dengan Candi Songgoriti, Candi Badut di Dinoyo, Kota Malang dan batu prasasti Turian di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

"Tulisannya diatas permukaan batu andesit itu menggunakan bahasa sansekerta. Hanya aerkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Mojokerto yang bisa membacanya," jelas Hariyoto di Desa Pandesari, Rabu (9/1/2013).

Atas kondisi ini, dia berharap Pemkab Malang lebih peduli lagi terhadap benda purbakala yang ada di wilayahnya.

"Yang akan kita lakukan saat ini adalah melaporkan kejadian ini ke BPCB Trowulan. Untuk mendapatkan nomor register. Lalu akan kita kembalikan lagi ke tempat asalnya. Batunya akan kita susun agar tulisannya bisa dibaca," urai dia.

Jumlah pecahan batu prasasti itu ada 18 buah. Dua diantaranya berbentuk lingga dan yoni.

"Biasanya kalau ada batu lingga dan yoni menandakan daerah ini kawasan pertanian. Sama dengan wilayah Kecamatan Turen," ujar Hariyoto.

Wajib Abraham, tokoh masyarakat Dusun Sebaluh, Desa Pandesari menyatakan, sekitar tahun 1965 sekelompok oknum mahasiswa merusak batu prasasti itu.

Kemudian oleh masyarakat, pecahan batunya disimpan didalam cungkup makam Mbah Ageng Hajar Seguh.

"Pada tahun 70-an, tulisan pada batu prasasti itu pernah dibaca oleh Dinas Kebudayaan, Kabupaten Malang. Kita berharap, batu prasasti itu bisa disusun lagi agar bisa menunJukan cerita tentang wilayah Pujon," pungkas Wajib Abraham.
(ysw)
Berita Terkait
3 Kisah Menarik dari...
3 Kisah Menarik dari Tombak Kyai Pleret, Pusaka Legendaris Para Raja Jawa Kuno
3 Pedang Bersejarah...
3 Pedang Bersejarah Sakti Mandraguna, Ada yang Seharga Rp27 Miliar
4 Pusaka Soeharto yang...
4 Pusaka Soeharto yang Dipercaya Mempunyai Kesaktian
Ritual Pencucian Benda...
Ritual Pencucian Benda Pusaka Kerajaan Talaga Manggung di Majalengka
Dikritik Tidak Terurus,...
Dikritik Tidak Terurus, Benda-benda Pusaka Keraton Kasepuhan Dibersihkan
6 Nisan Kuno di Pasar...
6 Nisan Kuno di Pasar 16 Ilir Hebohkan Warga, Diduga Dari Kesultanan Palembang
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Perhatikan Gejalanya,...
Perhatikan Gejalanya, Berikut 4 Penyebab Kencing Batu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved