Baru rampung, tembok lapangan futsal ambrol

Rabu, 09 Januari 2013 - 17:24 WIB
Baru rampung, tembok...
Baru rampung, tembok lapangan futsal ambrol
A A A
Sindonews.com - Tembok sisi barat lapangan futsal yang baru dibangun Pemkab Jepara di komplek Stadion Gelora Bumi Kartini ambrol. Padahal pembangunan tembok sepanjang 30 meter dan tinggi 9 meter itu menggunakan APBD Jepara.

Patut disayangkan, tembok yang baru dibangun, bahkan belum diserahkan itu sudah ambrol pada Kamis (9/1/2013) pagi. Pemkab sendiri berdalih, ambrolnya tembok karena diterjang angin kencang.

Proses pembangunan tembok keliling lapangan futsal tersebut, dikerjakan oleh CV Aji Perkasa Engineering Jepara. Dana yang dibutuhkan untuk membangun tembok keliling tersebut sebesar Rp886 juta.

Kepala Dinas Ciptakarya, dan Tataruang (Ciptakaru) Pemkab Jepara Suyatno mengatakan, tembok lapangan futsal tersebut ambrol setelah diterjang angin kencang yang berhembus dari arah laut.

Suyatno mengakui jika bangunan lapangan futsal itu memang belum diserahterimakan ke Pemkab Jepara sehingga perbaikan tembok yang ambrol tersebut masih menjadi tanggungjawab pihak kontraktor.

“Ini baru selesai pembangunan akhir Desember lalu. Jadi sesuai aturan hingga enam bulan ke depan, masih jadi tanggungan mereka (kontraktor),” kata Suyatno kemarin (9/1/2013).

Ditanya kemungkinan adanya kesalahan perencanaan, Suyatno mengatakan belum bisa menyimpulkan. Pihaknya akan melakukan evaluasi bersama konsultan perencana untuk memastikan ada tidaknya kesalahan.

Ambrolnya tembok lapangan futsal ini juga membuat kalangan DPRD Jepara berang. Dewan mendesak Pemkab Jepara menelusuri kejadian ini dan sekaligus melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Ketua DPRD Jepara Yuli Nugroho menduga adanya kesalahan dalam pembangunan tembok lapangan futsal ini. Sebab hanya gara-gara diterjang angin, tembok yang menelan biaya hingga ratusan juta rupiah tersebut langsung ambrol.

Menurut Yuli, ambrolnya tembok lapangan futsal ini hanya salah satu contoh buruknya pelaksanaan proyek di Jepara selama tahun 2012. Hal ini terjadi karena Pemkab Jepara lambat melakukan perencanaan meskipun ABPD sudah digedok sebelum tahun anggaran berganti.
(ysw)
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
12 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
25 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
40 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved