RSUD Chasan Bisorie Malut tolak penderita tumor

Senin, 07 Januari 2013 - 21:22 WIB
RSUD Chasan Bisorie...
RSUD Chasan Bisorie Malut tolak penderita tumor
A A A
Sindonews.com - Halid Muhammad warga Desa Modayama, Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara ditolak masuk RSUD Chasan Bisorie, Maluku Utara tanpa alasan yang jelas. Keluarga hanya bisa pasrah melihat kondisi anaknya yang kian buruk.

Kondisi bola mata kanan bocah ini memang sangat memprihatinkan. Warga yang ingin menyentuh bocah malang ini takut karena Halid selalu mengeluh sakit bila disentuh. Apa yang dialami bocah dua tahun ini memang membuat orang yang melihatnya mengelus dada. Bahkan hampir setiap saat Halid menangis menahan rasa sakit yang dia deritanya.

Halid telah menderita tumor ganas sejak lima bulan lalu. Ketika itu bola mata sebelah kanan sang Halid pecah karena terjatuh dilantai. Sehingga tidak berfungsi lagi. Sementara mata kirinya saat ini juga terganggu penglihatannya.

Halid bocah malang, anak ke-lima dari pasangan Muhammad Yasin dan Nurlina, warga desa Modayama Kecamatan Kayoa Utara, Kabupaten Halmahera Selatan ini tak bisa berbuat apa-apa karena pemerintah setempat seakan tutup mata. Bahkan Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Bisorie menolak merawatnya tanpa alasan yang jelas.

Padahal Anggaran kesehatan untuk warga miskin atau kelas III yang di Anggarkan melalui APBD Provinsi Maluku Utara setaip tahun sebesar Rp8 miliar.

Muhammad, ayah Halid, mengaku kondisi ekonomi membuat dirinya pasrah menerima keadaan. Pasalnya sejak lima bulan lalu, Halid tidak mendapat perawatan serius sehingga mengeluarkan darah dan nanah. Muhammad mengaku bingung dengan biaya pengobatan di rumah sakit.

“Untuk memenuhi kehidupan sehari-hari saja sulit bagaimana jika membawa sang buah hati ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Untuk itu ia berharap ada dermawan yang meringankan tangannya untuk membantu biaya perobatan buah hatinya yang saat ini kondisinya makin terpuruk,"lirihnya, Senin (7/1/2013).

Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan bisorie Maluku utara, Marhaeni Hasan, yang dikonfirmasi sejumlah wartawan terkait penolakan pasien penderita tumor ganas dimata beralasan sibuk urusan kantor dan pergi meninggalkan wartawan tanpa alasan yang jelas.
(ysw)
Berita Terkait
Beri Kemudahan Layanan...
Beri Kemudahan Layanan Kesehatan, APL Punya Fasilitas Baru dengan Teknologi Mutakhir
Cegah dan Tekan Risiko...
Cegah dan Tekan Risiko Infeksi Nosokomial yang Menular Lewat Udara di Fasilitas Kesehatan
Pertemuan Ilmiah LAFKI...
Pertemuan Ilmiah LAFKI Sukses di Jakarta, Berlanjut Digelar di Medan
Hadir Sejak 2017, Klinik...
Hadir Sejak 2017, Klinik Asiki Bantu Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak di Asiki, Papua
Infrastruktur Kesehatan...
Infrastruktur Kesehatan di Indonesia Harus Dibenahi Total
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved