Papua miliki pengurus IJTI baru

Jum'at, 04 Januari 2013 - 19:29 WIB
Papua miliki pengurus...
Papua miliki pengurus IJTI baru
A A A
Sindonews.com - Saat ini Papua memiliki badan pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) baru. Kepengurusan tersebut sesuai dengan surat mandat IJTI pusat nomor 02/SM/INT/IJTI/X/2012 yang menyatakan IJTI Papua untuk melaksanakan musyawarah daerah (Musda).

Musda tersebut dilaksanakan di Taman Imbi/Jayapura, sekira pukul 14.00 WIT. Dalam musda tersebut, menghasilkan keputusan yang menyebut Ricardo Hutahahean (Metro TV) sebagai Ketua IJTI yang baru. Selain itu ada Wakil Ketua yang dipegang Andre Kiwel (Trans Tv), Sekretaris Meirto Tangkepayung (antv), Bendahara Herawati (MNC networks).

Selain itu, ada beberapa bidang-bidang organisasi yang sudah ditetapkan untuk bisa membantu pengurus inti untuk menjalankan oraganisasi IJTI di Papua. Adapun bidang-bidangnya yaitu bidang organisasi, bidang diklat dan litbang, bidang kompetensi jurnalis, bidang kesejahteraan dan advokasi, dan bidang hubungan masyarakat.

Ketua IJTI Papua Ricardo Hutahean berharap, dengan terbentuknya IJTI di Papua diharapkan jurnalis televisi lebih memiliki peran kepada masyarakat.

"Dengan adanya IJTI di Papua, kita bisa mengedukasi pertelevisian ke masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan," jelas Ricardo, di Taman Imbi, Jayapura, Jumat (4/1/2013).

Tantangan jurnalis di Papua ternyata juga sangat besar, karena dinilai memiliki angka kekerasan yang cukup tinggi. Menurut Ketua Bidang Kesejahteraan dan Advokasi IJTI Papua Chanry Andrew Suripati, berdasarkan data Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Papua, tingkat kekerasan terhadap jurnalis meningkat di tahun 2012 menjadi 12 kasus.

Dalam tahun 2012, dia menyebut 60 persen korbannya terjadi pada jurnalis televisi. Dia berharap, ke depan tidak ada lagi kasus-kasus serupa.

IJTI juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan tentang savety journalist dalam melaksanakan tugas peliputan untuk meminimalisir angka kekerasan terhadap jurnalis di daerah rawan konflik seperti Papua.
(rsa)
Berita Terkait
Wartawan di Pasuruan...
Wartawan di Pasuruan Dikirimi Paket Misterius Diduga Berisi Racun, 3 Hari Kritis Mengalami Kebutaan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang
Soroti Kekerasan Terhadap...
Soroti Kekerasan Terhadap Wartawan, Partai Garuda: Mereka Dilindungi UU
Indeks Keselamatan Jurnalis...
Indeks Keselamatan Jurnalis 2023: 45 Persen Wartawan Pernah Alami Tindak Kekerasan
2 Tersangka Kasus Penganiayaan...
2 Tersangka Kasus Penganiayaan Wartawan Diminta Menyerahkan Diri
Penganiayaan Wartawan...
Penganiayaan Wartawan di Madina, IWO Sumut: Bukti Nyata Ancaman Terhadap Dunia Pers
Berita Terkini
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
27 menit yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
54 menit yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
54 menit yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
1 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
1 jam yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved