Proyek Bandara Sumarorong rampung 2013
Kamis, 27 Desember 2012 - 03:03 WIB
Proyek Bandara Sumarorong rampung 2013
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar), terus menggenjot penyelesaian Bandara Sumarorong, di Kabupaten Mamasa. Ditargetkan, proyek yang mulai dikerjakan pada 2011 silam itu akan rampung pada 2013 mendatang.
Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, mengatakan, dalam merampungkan proyek bandara itu, pemprov telah mengusulkan anggaran ke pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan.
"Untuk 2013, kita minta anggaran sebesar Rp 85 miliar," ujar Anwar, kepada SINDO, saat ditemui di Polewali Mandar (Polman), Rabu (26/12/2012).
Kata dia, anggaran Rp 85 miliar itu akan diperuntukkan perpanjangan runway bandara sekira 300 meter, pembangunan terminal, genset, lampu pendaratan serta kebutuhan pelengkap dalam mengoperasikan bandara.
Dikatakan Anwar, perkembangan pekerjaan bandara sumarorong yang dikerjakan sejak 2011 tersebut sudah bagus. Efektif, sekira 1000 meter lebih sudah selesai. Itu masih akan diperpanjang hingga 1500 meter.
Anwar menjelaskan, proyek bandara Sumarorong pada 2011 dianggarkan sebesar Rp50 milliar. Namun, yang digunakan sebesar Rp38 miliar. Hal itu karena penawaran tendernya rendah.
Selanjutnya, pada 2012, untuk kelanjutan proyek bandara kembali di anggarkan sebesar Rp54 milliar. Dari jumlah itu berasal dari APBD pokok Rp14 miliar, dan APBD Perubahan Rp40 miliar.
"Anggaran tahun ini itu untuk perpanjangan runway hingga 1300 meter dan terminal. Kita harap terealisasi. Tapi, kalau ternyata tidak bisa rampung sesuai target, maka akan dilakukan penggabungan pada 2013 mendatang," jelas Anwar.
Gubernur mengakui bahwa pekerjaan proyek bandara Sumarorong di Mamasa sangat tergantung dengan kondisi cuaca. Karena itu, jika pada 2012 ini apa yang ditargetkan tidak bisa terealisasi, maka proyek yang seharusnya selesai 2012 akan digabung ke 2013 mendatang.
"Kita upayakan pada 2013 bandara Sumarorong sudah bisa selesai dan siap operasi,"tutup gubenur.
Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, mengatakan, dalam merampungkan proyek bandara itu, pemprov telah mengusulkan anggaran ke pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan.
"Untuk 2013, kita minta anggaran sebesar Rp 85 miliar," ujar Anwar, kepada SINDO, saat ditemui di Polewali Mandar (Polman), Rabu (26/12/2012).
Kata dia, anggaran Rp 85 miliar itu akan diperuntukkan perpanjangan runway bandara sekira 300 meter, pembangunan terminal, genset, lampu pendaratan serta kebutuhan pelengkap dalam mengoperasikan bandara.
Dikatakan Anwar, perkembangan pekerjaan bandara sumarorong yang dikerjakan sejak 2011 tersebut sudah bagus. Efektif, sekira 1000 meter lebih sudah selesai. Itu masih akan diperpanjang hingga 1500 meter.
Anwar menjelaskan, proyek bandara Sumarorong pada 2011 dianggarkan sebesar Rp50 milliar. Namun, yang digunakan sebesar Rp38 miliar. Hal itu karena penawaran tendernya rendah.
Selanjutnya, pada 2012, untuk kelanjutan proyek bandara kembali di anggarkan sebesar Rp54 milliar. Dari jumlah itu berasal dari APBD pokok Rp14 miliar, dan APBD Perubahan Rp40 miliar.
"Anggaran tahun ini itu untuk perpanjangan runway hingga 1300 meter dan terminal. Kita harap terealisasi. Tapi, kalau ternyata tidak bisa rampung sesuai target, maka akan dilakukan penggabungan pada 2013 mendatang," jelas Anwar.
Gubernur mengakui bahwa pekerjaan proyek bandara Sumarorong di Mamasa sangat tergantung dengan kondisi cuaca. Karena itu, jika pada 2012 ini apa yang ditargetkan tidak bisa terealisasi, maka proyek yang seharusnya selesai 2012 akan digabung ke 2013 mendatang.
"Kita upayakan pada 2013 bandara Sumarorong sudah bisa selesai dan siap operasi,"tutup gubenur.
(ysw)