Teten nonton film Mahatma Gandhi, Tatang bicara Banjir
Rabu, 26 Desember 2012 - 10:16 WIB
Teten nonton film Mahatma Gandhi, Tatang bicara Banjir
A
A
A
Sindonews.com - Dua calon wakil gubernur Jawa Barat (Jabar) dari partai berbeda, Tatang Farhanul Hakim (Golkar) dan Teten Masdukdi (PDIP), masing-masing aktif bersosialisasi menggalang simpati dan dukungan.
Mantan Bupati Tasikmalaya yang berpasangan dengan calon Gubernur Jawa Barat Irianto MS Syafiuddin, misalnya menawarkan program mengatasi banjir yang akhir-akhir ini terjadi di Bandung Raya.
Banjir akibat hujan deras tersebut juga terjadi di jalan raya protokol nasional, yakni Jalan Raya Rancaekek, hingga berdampak pada kemacetan lalu lintas dan melumpuhkan aktifitas warga.
"Banjir di wilayah Jawa Barat harus dikembalikan ke profesionalitas konstruksi Jabar yang tidak mampu mengatasi banjir. Banyak titik sumber banjir, diakibatkan renovasi jalan yang tidak tuntas sehingga menyebabkan kerusakan yang akhirnya menjadi banjir dan sumber kemacetan di saat hujan," kata Tatang, Rabu (26/12/2012).
Tatang mempertanyakan profesionalitas ahli konstruksi Jawa Barat yang tidak bisa menyelesaikan masalah banjir. Dia bahkan menuduh drainase tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Contohnya, banjir di jalan raya Rancaekek terjadi karena drainase yang sangat buruk.
"Rancaekek sebagai jalan raya protokol nasional. Provinsi yang merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah pusat seharusnya dapat mengatasi banjir akibat drainase yang buruk," katanya.
Menurutnya, drainase di jalan protokol harus berkualitas, jangan sampai tertimbun sampah dan lumpur. Perlu ada perawatan saat musim kemarau, sehingga saat musim hujan tidak tersumbat.
Sementara Cawagub Teten Masduki yang berpasangan dengan Rieke Diah Pitaloka, mendapat dukungan dari Al Ma'soem Grup yang dikomandoi H Nanang Iskandar.
Ma'soem mendeklarasikan dukungan penuh kepada pasangan disebut PATEN ini di di Kampus Yayasan Al Ma'soem, Jalan Raya Cipacing, Jatinangor, Senin 24 Desember lalu.
Deklarasi diawali dengan nonton bareng film Mahatma Gandhi. Selanjutny Nanang dengan jajaran direksi menggalang dana "Perjuangan" untuk Teten.
"Kami Al Ma'soem Grup menggalang dana dengan cara menyiapkan galon airmineral yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan 'kencleng'. Galon-galon ini kami simpan di semua SPBU, Apotik, dan badan usaha milik Ma'soem Grup sebagai sarana penggalangan dana dari khalayak," kata Nanang.
Teten berharap bisa memberikan yang terbaik kepada para pendukungnya. Dia berterima kasih kepada Al Ma'soem Grup yang sudah membuat aksi nyata dalam mendukungnya.
"Mudah-mudahan saya tidak mengecewakan," ungkap Teten.
Pria kelahiran Limbangan, Kabupaten Garut ini menandaskan, dukungan kepadanya merupakan bentuk harapan rakyat yang menginginkan perubahandi Jawa Barat.
"Saya rasa semua dukungan itu tulus tanpa pamrih karena ingin adanyaperubahan di Jawa Barat," tukasnya.
Mantan Bupati Tasikmalaya yang berpasangan dengan calon Gubernur Jawa Barat Irianto MS Syafiuddin, misalnya menawarkan program mengatasi banjir yang akhir-akhir ini terjadi di Bandung Raya.
Banjir akibat hujan deras tersebut juga terjadi di jalan raya protokol nasional, yakni Jalan Raya Rancaekek, hingga berdampak pada kemacetan lalu lintas dan melumpuhkan aktifitas warga.
"Banjir di wilayah Jawa Barat harus dikembalikan ke profesionalitas konstruksi Jabar yang tidak mampu mengatasi banjir. Banyak titik sumber banjir, diakibatkan renovasi jalan yang tidak tuntas sehingga menyebabkan kerusakan yang akhirnya menjadi banjir dan sumber kemacetan di saat hujan," kata Tatang, Rabu (26/12/2012).
Tatang mempertanyakan profesionalitas ahli konstruksi Jawa Barat yang tidak bisa menyelesaikan masalah banjir. Dia bahkan menuduh drainase tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Contohnya, banjir di jalan raya Rancaekek terjadi karena drainase yang sangat buruk.
"Rancaekek sebagai jalan raya protokol nasional. Provinsi yang merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah pusat seharusnya dapat mengatasi banjir akibat drainase yang buruk," katanya.
Menurutnya, drainase di jalan protokol harus berkualitas, jangan sampai tertimbun sampah dan lumpur. Perlu ada perawatan saat musim kemarau, sehingga saat musim hujan tidak tersumbat.
Sementara Cawagub Teten Masduki yang berpasangan dengan Rieke Diah Pitaloka, mendapat dukungan dari Al Ma'soem Grup yang dikomandoi H Nanang Iskandar.
Ma'soem mendeklarasikan dukungan penuh kepada pasangan disebut PATEN ini di di Kampus Yayasan Al Ma'soem, Jalan Raya Cipacing, Jatinangor, Senin 24 Desember lalu.
Deklarasi diawali dengan nonton bareng film Mahatma Gandhi. Selanjutny Nanang dengan jajaran direksi menggalang dana "Perjuangan" untuk Teten.
"Kami Al Ma'soem Grup menggalang dana dengan cara menyiapkan galon airmineral yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan 'kencleng'. Galon-galon ini kami simpan di semua SPBU, Apotik, dan badan usaha milik Ma'soem Grup sebagai sarana penggalangan dana dari khalayak," kata Nanang.
Teten berharap bisa memberikan yang terbaik kepada para pendukungnya. Dia berterima kasih kepada Al Ma'soem Grup yang sudah membuat aksi nyata dalam mendukungnya.
"Mudah-mudahan saya tidak mengecewakan," ungkap Teten.
Pria kelahiran Limbangan, Kabupaten Garut ini menandaskan, dukungan kepadanya merupakan bentuk harapan rakyat yang menginginkan perubahandi Jawa Barat.
"Saya rasa semua dukungan itu tulus tanpa pamrih karena ingin adanyaperubahan di Jawa Barat," tukasnya.
(rsa)