Kapolda Sumsel mutasi 52 perwira
Rabu, 26 Desember 2012 - 09:47 WIB
Kapolda Sumsel mutasi 52 perwira
A
A
A
Sindonews.com - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Iskandar Hasan melakukan mutasi terhadap 52 perwira di jajarannya. Para perwira tersebut meliputi perwira menengah (Pamen) dan perwira pertama (Pama).
Mutasi perwira Polda tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolda Sumsel bernomor ST/1328/XII/2012 tertanggal Sabtu 22 Desember 2012 perihal pemberhentian dari dan pengangkatan dalam lingkungan Polda Sumsel.
Adapun sejumlah perwira yang terkena mutasi dalam ST tersebut antara lain Kasat PJR Ditlantas Polda Sumsel AKBP Azam Himawan yang menempati jabatan baru sebagai analisis kebijakan muda bidang Dikmas Ditlantas Polda Sumsel.
Pegantinyan yaitu, AKBP Eko Waluyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditdikyasa Ditlantas Polda Sumsel.
Selain itu Kepala Siaga Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel Kompol Yan Budi Jaya juga terkena dampak mutasi. Posisinya digantikan Kompol Imran Gunawan dari Kanit 2 Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Sementara Kompol Yan Budi sendiri menempati pos baru sebagai Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sumsel, menggantikan AKBP M Zulkarnain yang bergeser ke Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Sedangkan di level pama yang terkena mutasi antara lain Kasat Reskrim Polresta Prabumulih AKP Raphael B Jaya Lingga yang digeser menjadi Kasat Narkoba Polres OKU, untuk pengantinya belum ada.
Kasat Intelkam Polres OKI AKP Gunawan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 4 Subdit II Ditintelkam Polda Sumsel. Pengantinya adalah AKP Eko Susanto dari Kanit Opsnal II Subbidpaminal Bid Propam Polda Sumsel.
Pjs Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova melalui Kasubid PPID Bid Humas Polda Sumsel AKP Narowi membenarkan adanya surat telegrap mutasi di lingkungan Polda Sumsel.
"Mutasi di tubuh Polri khususnya Polda Sumsel merupakan hal yang biasa Untuk diketahui mutasi ini juga dalam rangka menempatkan sejumlah pamen dan pama pada jabatan baru dimana terhitung tanggal 1 Januari 2013 mereka naik pangkat dan mutasi juga mengisi kekosongan jabatan yang ditinggal para perwiranya sebelumnya," ungkap Narowi kepada Sindo, Rabu (26/12/2012).
Mutasi perwira Polda tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolda Sumsel bernomor ST/1328/XII/2012 tertanggal Sabtu 22 Desember 2012 perihal pemberhentian dari dan pengangkatan dalam lingkungan Polda Sumsel.
Adapun sejumlah perwira yang terkena mutasi dalam ST tersebut antara lain Kasat PJR Ditlantas Polda Sumsel AKBP Azam Himawan yang menempati jabatan baru sebagai analisis kebijakan muda bidang Dikmas Ditlantas Polda Sumsel.
Pegantinyan yaitu, AKBP Eko Waluyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditdikyasa Ditlantas Polda Sumsel.
Selain itu Kepala Siaga Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel Kompol Yan Budi Jaya juga terkena dampak mutasi. Posisinya digantikan Kompol Imran Gunawan dari Kanit 2 Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Sementara Kompol Yan Budi sendiri menempati pos baru sebagai Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sumsel, menggantikan AKBP M Zulkarnain yang bergeser ke Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Sedangkan di level pama yang terkena mutasi antara lain Kasat Reskrim Polresta Prabumulih AKP Raphael B Jaya Lingga yang digeser menjadi Kasat Narkoba Polres OKU, untuk pengantinya belum ada.
Kasat Intelkam Polres OKI AKP Gunawan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 4 Subdit II Ditintelkam Polda Sumsel. Pengantinya adalah AKP Eko Susanto dari Kanit Opsnal II Subbidpaminal Bid Propam Polda Sumsel.
Pjs Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova melalui Kasubid PPID Bid Humas Polda Sumsel AKP Narowi membenarkan adanya surat telegrap mutasi di lingkungan Polda Sumsel.
"Mutasi di tubuh Polri khususnya Polda Sumsel merupakan hal yang biasa Untuk diketahui mutasi ini juga dalam rangka menempatkan sejumlah pamen dan pama pada jabatan baru dimana terhitung tanggal 1 Januari 2013 mereka naik pangkat dan mutasi juga mengisi kekosongan jabatan yang ditinggal para perwiranya sebelumnya," ungkap Narowi kepada Sindo, Rabu (26/12/2012).
(rsa)