Dua balita busung lapar di Depok tak bisa berjalan
Selasa, 25 Desember 2012 - 16:30 WIB
Dua balita busung lapar di Depok tak bisa berjalan
A
A
A
Sindonews.com - Balita normal pada umumnya di usia 1 tahun keatas sudah bisa mulai berjalan. Namun tidak dengan Muhammad Raehan (3) dan Muhammad Rivai atau yang biasa akrab disapa Rafli (1,5 tahun), yang hingga kini tergolek lemah tak bisa berjalan karena busung lapar dan gizi buruk.
Bayangkan saja, di usia mereka yang sudah masuk kategori balita, berat badan mereka tak mencapai 10 kilogram.
Lebih ironis lagi, keduanya berasal dari keluarga yang tak mampu dan menitipkannya di Panti Asuhan Bina Remaja Mandiri Jalan Kramat Benda RT 003/027 Baktijaya, Sukmajaya, Depok.
Pengurus panti, Yanti Andriani mengatakan karena kurangnya asupan gizi sejak bersama orang tuanya, keduanya hingga kini belum bisa berjalan. Bahkan energi tubuhnya tidak mampu menapak di atas lantai.
"Keduanya gizi buruk dan busung lapar, Muhammad Raehan 3 tahun berat badannya 9,8 kilogram, Rafli berat badannya hanya 6,7 kilogram usianya 1,5 tahun, belum bisa jalan dua-duanya, tiduran saja karena kedua kakinya lemas," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (25/12/12).
Tak hanya itu, lanjut Yanti, pertumbuhan keduanya juga lambat. Terlihat dari gigi Raehan dan Rafli yang lambat untuk tumbuh, bahkan Raehan terlihat tidak fokus untuk merespond lingkungan di sekelilingnya.
"Keduanya juga belum bisa bicara, pertumbuhannya lambat. Raehan anaknya pendiam, kurang merespond orang - orang yang menyapa dia, karena kurang gizi," paparnya.
Hingga kini, penanganan terhadap Raehan dan Rafli baru diberikan seadanya dari pihak Puskesmas setempat. Selain itu, pihak panti juga memperoleh bantuan dari Kementrian Sosial.
(stb)