Mayat wanita mengambang di sungai Cipeucang
Sabtu, 22 Desember 2012 - 14:47 WIB
Mayat wanita mengambang di sungai Cipeucang
A
A
A
Sindonews.com - Sesosok mayat wanita tanpa identitas yang diperkirakan berusia (30) tahun ditemukan warga di sungai Cipeucang, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Informasi dihimpun menyebutkan, diduga korban tewas akibat hanyut terbawa arus sungai, dengan ciri-ciri rambut lurus sebahu, kulit sawo matang, tinggi 160 centimeter (cm).
Saat ditemukan memakai baju putih biru dan celana jeans biru. Guna keperluan penyelidikan, jenasah langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diotopsi.
Kapolsek Cileungsi Kompol Irvan menuturkan, sekira pukul 09.30, ada warga yang melintas sungai. Sekitar beberapa meter dari TKP, warga melihat sosok manusia yang terapung di tengah bebatuan.
"Kondisinya sudah kembung, karena kelamaan di air. Dugaan, sudah lebih dari satu hari meninggal," ujarnya di Cileungsi, Sabtu (22/12/2012).
Dia berharap, bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri dan pakaian yang disebutkan ini, supaya datang ke Mapolsek Cileungsi atau RS Polri Kramatjati.
"Kalau sudah ada warga masyarakat yang mengakui jenazah adalah anggota keluarga mereka, maka kami tinggal melakukan pengembangan atas keterangan keluarganya demi mengungkap motif kematian korban," tandasnya.
Informasi dihimpun menyebutkan, diduga korban tewas akibat hanyut terbawa arus sungai, dengan ciri-ciri rambut lurus sebahu, kulit sawo matang, tinggi 160 centimeter (cm).
Saat ditemukan memakai baju putih biru dan celana jeans biru. Guna keperluan penyelidikan, jenasah langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diotopsi.
Kapolsek Cileungsi Kompol Irvan menuturkan, sekira pukul 09.30, ada warga yang melintas sungai. Sekitar beberapa meter dari TKP, warga melihat sosok manusia yang terapung di tengah bebatuan.
"Kondisinya sudah kembung, karena kelamaan di air. Dugaan, sudah lebih dari satu hari meninggal," ujarnya di Cileungsi, Sabtu (22/12/2012).
Dia berharap, bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri dan pakaian yang disebutkan ini, supaya datang ke Mapolsek Cileungsi atau RS Polri Kramatjati.
"Kalau sudah ada warga masyarakat yang mengakui jenazah adalah anggota keluarga mereka, maka kami tinggal melakukan pengembangan atas keterangan keluarganya demi mengungkap motif kematian korban," tandasnya.
(mhd)