80 polisi pelajar di Tangerang dilantik
Jum'at, 21 Desember 2012 - 15:04 WIB
80 polisi pelajar di Tangerang dilantik
A
A
A
Sindonews.com - Kapolres Metro Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada melantik 80 pelajar menjadi polisi siswa untuk mensosialisasikan hukum di sekolah masing-masing.
“Mereka akan menjadi pionir dalam mencegah aksi tawuran yang sudah semakin mengkhawatirkan. Nantinya, mereka akan mensosialisasikan hukuman-hukuman bagi pelajar yang terjerat aksi tawuran, narkoba, atau tindakan kriminalitas lainnya," ujar Wahyu, di Tangerang, Jumat (21/12/2012).
Sementara itu, Kepala Seksi SMA Dinas Pendidikan Kota Tangerang Ahmad Abdullah mengatakan, program polisi siswa ini merupakan kerjasama antara Polres Metro Kota Tangerang dengan Dinas Pendidikan.
"Ada sebanyak 60 pelajar gabungan dari sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK. Kriteria yang dipilih minimal rangking 10 besar, postur tubuh yang ideal, dan kesehatan fisik yang bagus. Sebelumnya mereka dilatih selama dua bulan,” terang Ahmad.
Ditanya seberapa efektif program polisi cilik untuk mencegah kenakalan remaja, Ahmad menyatakan, hal ini salah satu cara yang paling tepat untuk mendekatkan pengenalan kesadaran hukum di sekolah.
“Kalau pelajar yang menyampaikan sosialisasi hukum kepada sesamanya, tentu akan lebih komunikatif dan lebih mengena. Saya kira program ini akan efektif,” paparnya.
“Mereka akan menjadi pionir dalam mencegah aksi tawuran yang sudah semakin mengkhawatirkan. Nantinya, mereka akan mensosialisasikan hukuman-hukuman bagi pelajar yang terjerat aksi tawuran, narkoba, atau tindakan kriminalitas lainnya," ujar Wahyu, di Tangerang, Jumat (21/12/2012).
Sementara itu, Kepala Seksi SMA Dinas Pendidikan Kota Tangerang Ahmad Abdullah mengatakan, program polisi siswa ini merupakan kerjasama antara Polres Metro Kota Tangerang dengan Dinas Pendidikan.
"Ada sebanyak 60 pelajar gabungan dari sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK. Kriteria yang dipilih minimal rangking 10 besar, postur tubuh yang ideal, dan kesehatan fisik yang bagus. Sebelumnya mereka dilatih selama dua bulan,” terang Ahmad.
Ditanya seberapa efektif program polisi cilik untuk mencegah kenakalan remaja, Ahmad menyatakan, hal ini salah satu cara yang paling tepat untuk mendekatkan pengenalan kesadaran hukum di sekolah.
“Kalau pelajar yang menyampaikan sosialisasi hukum kepada sesamanya, tentu akan lebih komunikatif dan lebih mengena. Saya kira program ini akan efektif,” paparnya.
(san)