Gugatan Pilkada Bekasi jangan benturkan masyarakat

Kamis, 20 Desember 2012 - 21:29 WIB
Gugatan Pilkada Bekasi...
Gugatan Pilkada Bekasi jangan benturkan masyarakat
A A A
Sindonews.com – Silang sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi diharap jangan sampai membuat benturan di masyarakat. Sengketa gugatan pun jangan hanya bermodal kekecewaan tanpa bukti kuat adanya pelanggaran.
Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit mengatakan, kedewasaan berpolitik dan kematangan dalam berdemokrasi harus dimiliki oleh siapapun yang masuk dalam arena politik praktis. Mulai dari politik organisasi, kepartaian hingga politik Pemilu dan Pilkada.

“Kedewasaan berpolitik itu tidak hanya harus dimiliki para tokoh dan kandidat yang akan bertarung, juga harus dimiliki oleh setiap individu yang menjadi tim sukses dan pemenangan pasangan kandidat,” ujar Arbi menanggapi munculnya gugatan pasca pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi yang Arbi di Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Seperti diketahui, setelah pencoblosan dan muncul hasil quick count (penghitungan cepat) sejumlah lembaga survei, dua pasangan calon Wali Kota Bekasi, Sumiyati Mochtar Mohamad-Anim Imamudin (SM2) dan Dadang Mulyadi-Lukman Hakim (DALU) secara terang-terangan menyatakan menyiapkan gugatan untuk dibawa ke Mahkamah Kontitusi (MK).

Menurutnya, kekecewaan atas hasil Pilkada wajar, dan hampir di semua daerah kondisi seperti itu terjadi. Yang terpenting, jika kekecewaaan itu muncul atas temuan kesalahan Pilkada, tunjukan bukti-bukti kuatnya.

Alasannya, gugatan atas itu diperbolehkan dan ada koridor hukumnya. Tapi, jangan sampai gugatan itu muncul hanya semata karena kalah atas pertarungan di Pilkada. Sampai-sampai temuan dan bukti-bukti tidak kuat. Bahkan ada yang sampai dibuat-buat. Jika itu yang terjadi, gugatan yang dilayangkan orientasinya hanya kekuasaan, bukan demokrasi.

”Di sinilah demokrasi kita diuji. Bagaimana setiap kandidat yang jelas sebagai calon pemimpin dites kematangan politik dan demokrasinya. Jika mereka tidak memiliki itu, berarti mereka bukan pemimpin,” ulas Arbi.

Secara terpisah, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya Murhali Barda meminta semua pihak untuk menjaga kondisi pasca Pilkada Kota Bekasi. Jangan sampai muncul riak-riak di tengah masyarakat yang ia nilai sudah sangat baik karena mampu melewati perhelatan pesta demokrasi lima tahunan Kota Bekasi tanpa gesekan apalagi kericuhan.

Jangan sampai potensi-potensi konflik terus menguat akibat ditungganggi oleh seklompok orang yang memiliki kepentingan tidak sehat dan tidak bertanggung jawab, membuat Kota Bekasi kacau balau.

”Saya bersyukur pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Keamanan terjaga, kondisi pun tetap kondusif. Jika ada yang merasa kecewa dengan hasil Pilkada Bekasi, silakan ajukan gugatan tersebut sesuai koridor hukum. Tapi ingat, jangan sampai membenturkan masyarakat di bawah. Nanti jika hasil gugatannya ditolak, harus siap menerima. Dan begitupun sebaliknya,” ujar Murhali.
(kur)
Berita Terkait
Doa Bersama Awali Heri...
Doa Bersama Awali Heri Koswara-Sholihin Jalani Debat Perdana Pilkada Kota Bekasi
Deklarasi Grib, Heri...
Deklarasi Grib, Heri Koswara Diangkat saat Nyanyikan Lagu Bongkar Iwan Fals
Survei Pilwalkot Bekasi...
Survei Pilwalkot Bekasi 2024 Versi LKPI: Kemal Hendrayadi-Sugiharto Unggul
200 Pendeta Deklarasi...
200 Pendeta Deklarasi Dukungan untuk Heri-Sholihin di Islamic Center Kota Bekasi
Dorongan Gani Muhamad...
Dorongan Gani Muhamad Jadi Bacalon Wali Kota Bekasi Menguat
Pilkada Kota Bekasi,...
Pilkada Kota Bekasi, Duet Tri Adhianto-Abdul Harris Janji Berdayakan Kalangan Muda
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Menteri Yandri Terbukti...
Menteri Yandri Terbukti Bantu Kemenangan Istri, Pilkada Serang Diulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved