Curi besi, 2 Satpam perusahaan dibekuk

Kamis, 20 Desember 2012 - 20:23 WIB
Curi besi, 2 Satpam...
Curi besi, 2 Satpam perusahaan dibekuk
A A A
Sindonews.com - Berdalih karena penghasilan perbulannya kecil dan tidak bisa menghidupi istri dan anaknya, dua orang satpam perusahaan nekat mencuri besi bekas alat berat di tempatnya bekerja.

Akibatnya, keduanya berhasil diringkus anggota Unit IV Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel, Rabu 19 Desember 2012 sekira pukul 15.00 WIB, di Jalan Panca Usaha Lorong Anggrek, Kelurahan 5 ulu, Ketapati, Palembang.

Keduanya diamankan saat hendak pergi menjual besi bekas di tempat jual beli barang rongsokan tak jauh dari lokasi diamankannya kedua tersangka bersama tukang becak yang membawa 200 Kg besi curian mereka.

Kedua satpam dan tukang becak terebut adalah, Agus Nadi (19), warga Jalan Tanjung Api-api (TAA) KM 32, Desa Gasing, Tanjung Lago, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Firman (18), warga Jalan Panca Usaha Lorong Anggrek, Kelurahan 5 ulu, Ketapati, Palembang, keduanya bekerja sebagai satpam di PT Chandra Tex. Sedangkan saksi yang merupakan tukang becak yakni Guswanto (35), warga Jalan Jalan Panca Usaha Lorong Anggrek, Kelurahan 5 ulu, Ketapati, Palembang.

Belakangan diketahui, aksi pencurian tersebut dilakukan kedua tersangka Firman dan Agus untuk yang kelima kalinya. Dalam aksinya mereka beraksi pada malam hari, pada saat mereka pulang kerja. Besi-besi bekas tersebut berada di gudang PT Chandra Tex di Jalan Tanjung Api-api Palembang.

Besi-besi bekas itu dimasukan dalam karung yang sudah disipakan kedua tersangka, kemudian diangkut ke rumah tersangka Firman lalu esok harinya dijual ke tukang barang bekas.

"Saya sudah lima kali ini mencuri besi di kantor dan uangnya sudah habis buat kebutuhan keluarga," ungkap Firman, di Mapolda Sumsel, Kamis (20/12/2012).

Sedangkan tersangka Agus mengaku melakukan aksi pencurian karena diajak Firman.

"Semua besi curian diletakan di rumah Firman dulu, baru nanti kami sewa becak dan kami bayar Rp30 ribu," ungkap Agus.

Ditambahkan Agus, saat mengambil besi-besi bekas tersebut dalam gudang tempat dia bekerja, kondisi kantor sudah sepi. Empat kali berhasil namun yang kelima kalinya diringkus polisi. Aksi itu terpaksa mereka lakukan lantaran gajinya sebgai satpam tidak cukup untuk biaya hidup keluarganya.

“Nak makan apa, kalau hanya mengandalkan gaji sebulan Rp800 ribu, jadi kami berdua terpaksa maling barang kantor," pungkas Agus.

Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Kristovo Arianto membenarkan adanya penangakapan itu.

"Sudah kita amankan dan akan kita proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum berlaku," tegas Kristovo.
(rsa)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved